Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini melakukan kunjungan ke Kota Solo untuk menghadiri pernikahan sepupunya. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menemui sejumlah tokoh penting Keraton Kasunanan Surakarta untuk berbincang dan membahas kondisi kota tersebut.
Acara makan siang yang dilaksanakan di sebuah rumah makan dekat Masjid Agung Solo ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan akrab. Gibran bersama para tokoh Keraton tidak hanya menyantap hidangan, tetapi juga berdiskusi tentang masa depan dan tantangan yang dihadapi Kota Solo.
“Hari ini setelah menghadiri ijab kabul saudara saya, kita jumatan,” ungkap Gibran, menegaskan semangat kebersamaan yang terjalin antara diri dan tokoh-tokoh setempat.
Momen Berharga Dalam Diskusi Seputar Budaya dan Kota
Makan siang tersebut menjadi ajang bagi Gibran untuk menanyakan perkembangan terkini mengenai berbagai aspek di Solo. Hal ini menunjukkan perhatian dan kepedulian beliau terhadap daerah asalnya.
Dalam suasana penuh keakraban, menu menggiurkan seperti sate dan tongseng menyertai obrolan mereka. Gibran dan timnya membahas keragaman budaya yang dimiliki Solo serta pentingnya menjaganya agar tetap lestari.
“Kondisi Kota Solo dan Keraton adalah fokus utama kami hari ini,” ujar Gibran, menggarisbawahi pentingnya peran keraton dalam menjaga identitas dan budaya daerah. Ia berharap agar diskusi tersebut dapat membawa manfaat positif bagi masyarakat.
Pentingnya Menjaga Aset Dan Budaya Kota Solo
Dalam pertemuan ini, Gibran menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan aset yang sudah terbangun di Kota Solo. Pesan tersebut disampaikan secara langsung kepada Pemerintah Daerah sebagai tanggung jawab bersama.
“Kami titip ke Pak Wali, mohon selalu dijaga kondusivitasnya,” ujarnya dengan tegas. Ia menekankan bahwa keberlanjutan aset budaya adalah salah satu hal yang perlu menjadi prioritas. Gibran menginginkan Solo tetap menjadi kota yang dikenal akan kekayaan budaya dan tradisinya.
Gibran juga meminta agar semua pihak turut serta dalam merawat dan melestarikan budaya yang ada. “Intinya, kami berharap semuanya bisa terjaga dengan baik,” tambahnya, menandakan komitmennya terhadap keberlangsungan budaya Solo.
Interaksi Dengan Warga Dan Tokoh Lokal
Sebelum menuju tempat makan, Gibran juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga. Kegiatan ini menunjukkan pendekatannya yang bersahabat dan keinginannya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.
Gibran tampak antusias saat berjabat tangan dan melayani permintaan foto bersama dari warga. Interaksi semacam ini menjadi penting untuk mempertahankan hubungan yang baik antara pemimpin dan rakyat.
Setibanya di rumah makan, Gibran duduk berdampingan dengan kedua tokoh Keraton. Diskusi yang hangat pun kembali berlangsung di antara mereka, mencakup berbagai topik penting yang berkaitan dengan perkembangan Solo.




