Memasuki masa libur sekolah, Program Makanan Bergizi (MBG) memiliki fokus utama pada kelompok penerima manfaat, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dalam keadaan ini, penting untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi tetap terpenuhi meskipun anak-anak tidak berada di sekolah.
Menurut Nanik, yang melakukan kunjungan di Yogyakarta, petugas lapangan tetap bertanggung jawab untuk mengantarkan makanan. Hal ini untuk menjamin bahwa keluarga, terutama yang memiliki anak dan balita, tetap mendapatkan asupan gizi yang memadai selama masa libur ini.
BGN menyadari pentingnya konsistensi dalam program pemenuhan gizi, terutama bagi siswa. Namun, dengan dimulainya liburan, mereka memberikan opsi kepada sekolah untuk melanjutkan penerimaan MBG jika mereka menginginkannya.
Strategi Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Selama Liburan
Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah menyiapkan sistem untuk mengantarkan makanan kering ke sekolah-sekolah yang masih ingin berpartisipasi. Ini berarti, makanan MBG akan tersedia bagi anak-anak yang tetap membutuhkan, meskipun sekolah tidak beroperasi.
Nanik menegaskan bahwa tidak ada kewajiban bagi anak-anak untuk hadir di sekolah untuk mengambil makanan tersebut. Seluruh proses bersifat sukarela, dan orang tua dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan.
“Jika sekolah tidak ingin menerima makanan MBG atau wali murid juga tidak bersedia, itu bukan masalah. Kami tidak memaksa siapa pun,” tambah Nanik menekankan sifat fleksibel dari program ini.
Pentingnya Gizi dalam Pertumbuhan Anak
Gizi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama selama tahun-tahun awal kehidupan. Di usia balita, anak memerlukan berbagai asupan gizi untuk mendukung perkembangan fisik dan mental mereka.
Dengan adanya program MBG, diharapkan anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu tidak terhambat dalam mendapatkan gizi yang tepat. Hal ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Selain itu, pemberian makanan bergizi diharapkan dapat mengurangi angka stunting di kalangan anak-anak. Stunting adalah salah satu masalah gizi yang serius dan harus ditangani dengan serius oleh semua pihak.
Peran Orang Tua dalam Pemenuhan Gizi Anak Selama Liburan
Orang tua memegang peranan penting dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, terutama saat masa liburan. Dengan tidak adanya kegiatan belajar di sekolah, keluarga harus lebih aktif dalam membuat pilihan makanan yang sehat dan bergizi.
Pihak SPPG mendorong orang tua untuk memanfaatkan program MBG dengan bijak. Mengambil makanan yang tersedia adalah salah satu cara untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang diperlukan.
Dengan kesadaran yang tinggi terhadap kebutuhan gizi, orang tua diharapkan dapat membuat pilihan yang lebih baik dalam menyiapkan makanan di rumah. Makanan yang sehat tidak hanya bermanfaat bagi fisik, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan mental anak.




