• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, October 16, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Hakim Menolak Praperadilan Kasus TPPU yang Diajukan Kuasa Hukum Febrie

Hardi by Hardi
August 28, 2026
in Wellness & Diet
0
Hakim Menolak Praperadilan Kasus TPPU yang Diajukan Kuasa Hukum Febrie
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tim hukum eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, mengekspresikan kebingungan terhadap putusan hakim yang menolak gugatan praperadilan dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kuasa hukum Febrie, Firman Wijaya, menggambarkan putusan tersebut sebagai paradoks prosedural yang menggugah banyak pertanyaan hukum.

Firman menekankan adanya pengakuan hakim akan adanya penyimpangan dalam prosedur hukum yang berlaku. Dia menyatakan ketidakcermatan dalam penanganan perkara ini harusnya menjadi pertimbangan penting dalam penetapan status hukum kliennya.

READ ALSO

Kepala BPK Jateng Terjaring OTT Bupati Klaten

10 Lurah Finalis Benyamin S Award Melalui Tahap Penilaian Presentasi

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan dan transparansi dalam proses hukum. Menurut Firman, praktik hukum saat ini seharusnya lebih merujuk pada undang-undang yang berlaku dan tidak terjebak pada pendekatan lama yang bisa mengakibatkan ketidakadilan.

Pentingnya Praperadilan dalam Proses Hukum di Indonesia

Praperadilan merupakan salah satu alat penting dalam sistem hukum Indonesia, yang memberikan kesempatan bagi pihak yang merasa dirugikan untuk menantang keputusan hukum tertentu. Dalam konteks TPPU, proses ini menjadi sangat krusial untuk memastikan tidak adanya kesalahan prosedural yang dapat merugikan individu.

Pornas praperadilan seringkali diartikan sebagai garis pertahanan awal bagi individu yang menghadapi tuduhan berat. Jika putusan praperadilan tidak memenuhi keadilan, maka bisa berdampak besar pada nama baik dan kehidupan seseorang.

Firman menegaskan bahwa penting bagi hakim untuk mempertimbangkan setiap sudut pandang dan bukti yang diajukan. Tanpa evaluasi yang menyeluruh, bisa jadi keadilan tidak tercapai, dan hak-hak individu dipandang sebelah mata.

Masalah Formalitas dan Penerapan Hukum

Dalam kasus Febrie, Firman mengidentifikasi sejumlah masalah formalitas yang bisa menimbulkan persoalan serius. Hakim dalam putusannya justru menyatakan terjadinya kesalahan prosedural, namun pada akhirnya tidak berdampak pada keputusan hukum.

Penerapan hukum yang kurang tepat dapat menimbulkan pertanyaan tentang integritas sistem peradilan. Firman mengingatkan bahwa setiap kesalahan yang terjadi harus diperhitungkan dalam keputusan hukum, agar keadilan dapat terwujud.

Ketidakcermatan dalam penyusunan dokumen dan penetapan tersangka dapat menjadi indikator adanya konflik kepentingan. Oleh karena itu, dia mendorong agar penegak hukum lebih berhati-hati dalam mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Prinsip Exclusionary Rules dalam Hukum Pidana

Firman juga mengangkat isu tentang prinsip exclusionary rules dalam hukum pidana, yang menyatakan bahwa bukti yang didapat melalui prosedur tidak sah tidak boleh digunakan di pengadilan. Hal ini menekankan pentingnya integritas dalam proses pengambilan bukti.

Dia menggambarkan situasi di mana bukti yang tidak sah dapat mencemari keseluruhan proses hukum. Dengan demikian, penerapan prinsip ini sangat penting untuk menjaga keadilan dan melindungi hak asasi setiap individu.

Kesalahan dalam prosedur dapat menyebabkan generasi bukti yang cacat, yang selanjutnya akan mengakibatkan keputusan yang keliru. Hal ini perlu dipastikan oleh semua pihak agar keadilan dapat ditegakkan dengan baik.

Tantangan dalam Sistem Peradilan dan Langkah Selanjutnya

Firman menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir meskipun putusan praperadilan sudah dijatuhkan. Tim kuasa hukum akan terus mengupayakan langkah-langkah hukum selanjutnya untuk merevisi putusan yang dinilai tidak adil.

Penting untuk terus menguji dan memastikan bahwa proses hukum dilakukan dengan benar. Masyarakat harus peka terhadap setiap aspek hukum yang merugikan hak individu.

Dengan langkah akademis melalui eksaminasi dan analisis, Firman percaya bahwa masih ada harapan untuk menuntaskan persoalan ini secara adil. Keberanian untuk menantang putusan yang meragukan merupakan esensi dari keadilan itu sendiri.

Tags: DiajukanFebrieHakimHukumKasusKuasamenolakPraperadilanTPPUyang

Related Posts

Anggota DPRD Rejang Lebong dari PKB Diperiksa KPK Terkait Pengurusan Lelang
Wellness & Diet

Kepala BPK Jateng Terjaring OTT Bupati Klaten

October 15, 2026
10 Lurah Finalis Benyamin S Award Melalui Tahap Penilaian Presentasi
Wellness & Diet

10 Lurah Finalis Benyamin S Award Melalui Tahap Penilaian Presentasi

October 15, 2026
RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza, Kapolrestabes Tidak Hadir
Wellness & Diet

RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza, Kapolrestabes Tidak Hadir

October 14, 2026
Respons Meutya Hafid Setelah Mundurnya Raline Shah dari Stafsus Menkominfo
Wellness & Diet

Respons Meutya Hafid Setelah Mundurnya Raline Shah dari Stafsus Menkominfo

October 14, 2026
Anggota DPRD Rejang Lebong dari PKB Diperiksa KPK Terkait Pengurusan Lelang
Wellness & Diet

KPK Amankan 14 Tersangka Termasuk Sestama

October 13, 2026
Pemuda Bondowoso Relakan Al-Quran Demi Uang Rp1 Juta
Wellness & Diet

Pemuda Bondowoso Relakan Al-Quran Demi Uang Rp1 Juta

October 13, 2026
Next Post
Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto

Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Sistem TNI Harus Utamakan Prestasi daripada Sekadar Senioritas

Sistem TNI Harus Utamakan Prestasi daripada Sekadar Senioritas

October 5, 2026
Unhas Makassar Tegaskan Tidak Ada Skorsing terhadap 28 Mahasiswa yang Kritik Dapur SPPG

Unhas Makassar Tegaskan Tidak Ada Skorsing terhadap 28 Mahasiswa yang Kritik Dapur SPPG

June 14, 2026
Pilihan Piyama Anak yang Nyaman dan Aman untuk Tidur Selain Sekadar Lucu

Pilihan Piyama Anak yang Nyaman dan Aman untuk Tidur Selain Sekadar Lucu

June 23, 2026
298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Penerbangan Dibatalkan

298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Penerbangan Dibatalkan

August 20, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Kesehatan Internasional dan Peluang Karier di Organisasi Kesehatan Dunia
  • KPK Menyita Uang Rp800 Juta dari Ketua GRIB Hercules dalam Kasus Suap
  • Kepala BPK Jateng Terjaring OTT Bupati Klaten
  • Asap Racun Menghiasi Langit Jingga Kalimantan Tengah
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In