• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, August 29, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Hakim Menolak Praperadilan Kasus TPPU yang Diajukan Kuasa Hukum Febrie

Hardi by Hardi
August 28, 2026
in Wellness & Diet
0
Hakim Menolak Praperadilan Kasus TPPU yang Diajukan Kuasa Hukum Febrie
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tim hukum eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, mengekspresikan kebingungan terhadap putusan hakim yang menolak gugatan praperadilan dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kuasa hukum Febrie, Firman Wijaya, menggambarkan putusan tersebut sebagai paradoks prosedural yang menggugah banyak pertanyaan hukum.

Firman menekankan adanya pengakuan hakim akan adanya penyimpangan dalam prosedur hukum yang berlaku. Dia menyatakan ketidakcermatan dalam penanganan perkara ini harusnya menjadi pertimbangan penting dalam penetapan status hukum kliennya.

READ ALSO

Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali Batch II 2026 dari Kemendagri

Menkes Ungkap Pesan Prabowo Didorong Jadi Calon Dirjen WHO

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan dan transparansi dalam proses hukum. Menurut Firman, praktik hukum saat ini seharusnya lebih merujuk pada undang-undang yang berlaku dan tidak terjebak pada pendekatan lama yang bisa mengakibatkan ketidakadilan.

Pentingnya Praperadilan dalam Proses Hukum di Indonesia

Praperadilan merupakan salah satu alat penting dalam sistem hukum Indonesia, yang memberikan kesempatan bagi pihak yang merasa dirugikan untuk menantang keputusan hukum tertentu. Dalam konteks TPPU, proses ini menjadi sangat krusial untuk memastikan tidak adanya kesalahan prosedural yang dapat merugikan individu.

Pornas praperadilan seringkali diartikan sebagai garis pertahanan awal bagi individu yang menghadapi tuduhan berat. Jika putusan praperadilan tidak memenuhi keadilan, maka bisa berdampak besar pada nama baik dan kehidupan seseorang.

Firman menegaskan bahwa penting bagi hakim untuk mempertimbangkan setiap sudut pandang dan bukti yang diajukan. Tanpa evaluasi yang menyeluruh, bisa jadi keadilan tidak tercapai, dan hak-hak individu dipandang sebelah mata.

Masalah Formalitas dan Penerapan Hukum

Dalam kasus Febrie, Firman mengidentifikasi sejumlah masalah formalitas yang bisa menimbulkan persoalan serius. Hakim dalam putusannya justru menyatakan terjadinya kesalahan prosedural, namun pada akhirnya tidak berdampak pada keputusan hukum.

Penerapan hukum yang kurang tepat dapat menimbulkan pertanyaan tentang integritas sistem peradilan. Firman mengingatkan bahwa setiap kesalahan yang terjadi harus diperhitungkan dalam keputusan hukum, agar keadilan dapat terwujud.

Ketidakcermatan dalam penyusunan dokumen dan penetapan tersangka dapat menjadi indikator adanya konflik kepentingan. Oleh karena itu, dia mendorong agar penegak hukum lebih berhati-hati dalam mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Prinsip Exclusionary Rules dalam Hukum Pidana

Firman juga mengangkat isu tentang prinsip exclusionary rules dalam hukum pidana, yang menyatakan bahwa bukti yang didapat melalui prosedur tidak sah tidak boleh digunakan di pengadilan. Hal ini menekankan pentingnya integritas dalam proses pengambilan bukti.

Dia menggambarkan situasi di mana bukti yang tidak sah dapat mencemari keseluruhan proses hukum. Dengan demikian, penerapan prinsip ini sangat penting untuk menjaga keadilan dan melindungi hak asasi setiap individu.

Kesalahan dalam prosedur dapat menyebabkan generasi bukti yang cacat, yang selanjutnya akan mengakibatkan keputusan yang keliru. Hal ini perlu dipastikan oleh semua pihak agar keadilan dapat ditegakkan dengan baik.

Tantangan dalam Sistem Peradilan dan Langkah Selanjutnya

Firman menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir meskipun putusan praperadilan sudah dijatuhkan. Tim kuasa hukum akan terus mengupayakan langkah-langkah hukum selanjutnya untuk merevisi putusan yang dinilai tidak adil.

Penting untuk terus menguji dan memastikan bahwa proses hukum dilakukan dengan benar. Masyarakat harus peka terhadap setiap aspek hukum yang merugikan hak individu.

Dengan langkah akademis melalui eksaminasi dan analisis, Firman percaya bahwa masih ada harapan untuk menuntaskan persoalan ini secara adil. Keberanian untuk menantang putusan yang meragukan merupakan esensi dari keadilan itu sendiri.

Tags: DiajukanFebrieHakimHukumKasusKuasamenolakPraperadilanTPPUyang

Related Posts

Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali Batch II 2026 dari Kemendagri
Wellness & Diet

Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali Batch II 2026 dari Kemendagri

August 29, 2026
Menkes Ungkap Pesan Prabowo Didorong Jadi Calon Dirjen WHO
Wellness & Diet

Menkes Ungkap Pesan Prabowo Didorong Jadi Calon Dirjen WHO

August 28, 2026
Demo Berakhir, Tol Dalam Kota Jakarta Kembali Dibuka
Wellness & Diet

Demo Berakhir, Tol Dalam Kota Jakarta Kembali Dibuka

August 27, 2026
Koruptor di Aceh Ditangkap Saat Akan Terbang Umrah
Wellness & Diet

Koruptor di Aceh Ditangkap Saat Akan Terbang Umrah

August 27, 2026
Kemenag Menanggapi Isu Mundurnya Menteri Agama Nasaruddin Umar
Wellness & Diet

Kemenag Menanggapi Isu Mundurnya Menteri Agama Nasaruddin Umar

August 26, 2026
Penyebab Pesawat Cassa TNI Tergelincir di Bandara Hasanuddin
Wellness & Diet

Penyebab Pesawat Cassa TNI Tergelincir di Bandara Hasanuddin

August 26, 2026
Next Post
Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto

Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

April 29, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

Cara Menjaga Gizi Anak yang Gemar Olahraga dari Tasya Kamila

Cara Menjaga Gizi Anak yang Gemar Olahraga dari Tasya Kamila

June 12, 2026
Kejagung Akan Periksa Sony Sonjaya Terkait Kolaborator Keadilan

Kejagung Akan Periksa Sony Sonjaya Terkait Kolaborator Keadilan

June 13, 2026
45 Keluarga Terdampak Gempa Sulawesi Tengah dan Kerusakan Infrastruktur

45 Keluarga Terdampak Gempa Sulawesi Tengah dan Kerusakan Infrastruktur

June 17, 2026
Macet Panjang Dua Pekan di Jalintim Sumatra Palembang-Jambi

Macet Panjang Dua Pekan di Jalintim Sumatra Palembang-Jambi

August 8, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang
  • Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali Batch II 2026 dari Kemendagri
  • Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto
  • Hakim Menolak Praperadilan Kasus TPPU yang Diajukan Kuasa Hukum Febrie
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In