• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, October 20, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang

Hardi by Hardi
August 29, 2026
in Berita Sehat
0
Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Geliat toleransi antarumat beragama menjadi sorotan utama pada pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diadakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Muktamar yang berlangsung dari 27 hingga 31 Agustus 2026 ini menarik perhatian berbagai elemen masyarakat yang turut bersinergi untuk menyediakan fasilitas penginapan bagi para peserta muktamar dari seluruh Indonesia.

Kerjasama antarumat beragama ini menjadi bukti nyata bahwa toleransi dapat terjalin dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk penyediaan rumah singgah gratis untuk para muktamirin. Inisiatif ini dipelopori oleh Jaringan NU Kultural (JANUR) Jombang yang bekerja sama dengan gereja-gereja setempat, menciptakan suasana harmonis yang menarik perhatian banyak pihak.

READ ALSO

Flores Terus Diterpa Serangkaian Gempa Kuat

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Kelamin Digunting

Salah satu tokoh yang terlibat dalam inisiatif ini adalah Achmad Soleh, yang dikenal sebagai Kung Soleh, dari Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Jombang. Ia menyatakan bahwa keterbukaan untuk menerima muktamirin bukanlah hal baru bagi gerejanya, dan menggambarkan hubungan harmonis yang telah terjalin antara GKJW dan NU sejak sebelum kemerdekaan.

Inisiatif Rumah Singgah sebagai Wujud Toleransi

Inisiatif rumah singgah yang dikembangkan oleh GKJW dan gereja-gereja lainnya menunjukkan semangat toleransi yang tinggi. Hal ini tidak hanya memberikan akomodasi, tetapi juga menciptakan ruang bagi dialog antarumat beragama. Kung Soleh menjelaskan bahwa mereka menyediakan ruangan ber-AC dan berbagai fasilitas lain untuk mendukung kenyamanan para tamu.

Pihak gereja menyiapkan tempat untuk ibadah salat, memperlihatkan komitmen mereka dalam menghormati kebutuhan spiritual setiap individu. Dengan fasilitas yang memadai, penginap merasa dihargai dan diakui saat menjalin interaksi dengan komunitas yang berbeda.

Kegiatan ini juga direspon positif oleh jemaat GKJW. Pada saat pembukaan Muktamar, Ketua Majelis Agung GKJW menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan masyarakat dan mengapresiasi inisiatif tersebut. Respons yang baik menunjukkan bahwa kerjasama lintas iman dapat mencapai tujuan bersama untuk menciptakan kedamaian.

Dampak Positif dari Keterlibatan Komunitas

Dengan adanya inisiatif rumah singgah ini, sebanyak 47 orang muktamirin telah menempati tiga lokasi penginapan gratis yang disediakan. Mereka berasal dari latar belakang yang beragam, termasuk anggota Banser, Muslimat, akademisi, dan jurnalis. Kehadiran mereka di Jombang tidak hanya menciptakan ikatan yang kuat, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menghormati perbedaan.

Aan Anshori, Koordinator JANUR Jombang, menegaskan bahwa gerakan ini mencerminkan semangat kebangsaan dan menegaskan posisi Jombang sebagai Kota Santri dan Kota Toleransi. Hal ini memberikan inspirasi bagi daerah lain untuk menciptakan kolaborasi serupa guna mempromosikan perdamaian.

Komunitas Jombang, dengan adanya kerjasama ini, menunjukkan bahwa mereka telah siap untuk berkontribusi dalam menyukseskan Muktamar NU. Ini adalah langkah penting yang menunjukkan bahwa ketika masyarakat bersatu, perbedaan iman bisa menjadi jembatan untuk saling memahami dan mendukung satu sama lain.

Pengalaman Para Penginap di Rumah Singgah

Salah satu peserta muktamar, Arhanuddin Salim, memilih untuk menginap di GKJW Jombang dan merasakan sambutan hangat dari pengelola rumah singgah. Sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Manado dan seorang dosen, ia merasa cukup dekat dengan komunitas lintas iman di daerahnya, sehingga keputusannya untuk tinggal di GKJW menjadi lebih mudah.

Ia mengungkapkan betapa menyenangkannya pengalaman saat menerima sambutan hangat, ditambah dengan fasilitas yang disediakan seperti spanduk “Selamat Datang”. Hal ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi para penginap, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan antar umat beragama yang berbeda.

Selama masa tinggalnya, Arhanuddin merasakan manfaat yang besar dari adanya rumah singgah ini. Ini memberi kemudahan bagi mereka yang datang dari jauh, terutama bagi yang berasal dari daerah seperti Sulawesi.

Tags: GKJWJombangMuktamirinPenginapanToleransiuntuk

Related Posts

Flores Terus Diterpa Serangkaian Gempa Kuat
Berita Sehat

Flores Terus Diterpa Serangkaian Gempa Kuat

October 19, 2026
Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Kelamin Digunting
Berita Sehat

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Kelamin Digunting

October 19, 2026
Pengumuman Penerima Anugerah 2026 dan PR Excellence Awards PERHUMAS
Berita Sehat

Pengumuman Penerima Anugerah 2026 dan PR Excellence Awards PERHUMAS

October 18, 2026
Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma’mun Telah Wafat
Berita Sehat

Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma’mun Telah Wafat

October 18, 2026
Kabut Asap dari Kalimantan dan Sumatera Menyelimuti Aceh
Berita Sehat

Kabut Asap dari Kalimantan dan Sumatera Menyelimuti Aceh

October 17, 2026
Karhutla Menghantam Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur
Berita Sehat

Karhutla Menghantam Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur

October 17, 2026
Next Post
Emil Dardak Menjadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Jatim Sampai 2031

Emil Dardak Menjadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Jatim Sampai 2031

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Kelamin Digunting

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Kelamin Digunting

October 19, 2026
Polri Pertimbangkan Pembentukan Universitas Kepolisian untuk Masyarakat Umum

Polri Pertimbangkan Pembentukan Universitas Kepolisian untuk Masyarakat Umum

June 18, 2026
Galian Ciledug Raya Picu Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta

Galian Ciledug Raya Picu Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta

August 20, 2026
Bahlil Berencana Bertemu dengan Pencipta Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng

Bahlil Berencana Bertemu dengan Pencipta Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng

May 30, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Putri Barbara Palvin Dapat Julukan Angel Kecil Victoria’s Secret, Ini Ceritanya
  • Flores Terus Diterpa Serangkaian Gempa Kuat
  • KSP Sigit Tanggapi Kasus Tembakan Antar Polisi di Pondok Cabe
  • Olahraga untuk Mencapai Body Goals Seperti Supermodel Victoria Secret
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In