• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, August 29, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang

Hardi by Hardi
August 29, 2026
in Berita Sehat
0
Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Geliat toleransi antarumat beragama menjadi sorotan utama pada pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diadakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Muktamar yang berlangsung dari 27 hingga 31 Agustus 2026 ini menarik perhatian berbagai elemen masyarakat yang turut bersinergi untuk menyediakan fasilitas penginapan bagi para peserta muktamar dari seluruh Indonesia.

Kerjasama antarumat beragama ini menjadi bukti nyata bahwa toleransi dapat terjalin dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk penyediaan rumah singgah gratis untuk para muktamirin. Inisiatif ini dipelopori oleh Jaringan NU Kultural (JANUR) Jombang yang bekerja sama dengan gereja-gereja setempat, menciptakan suasana harmonis yang menarik perhatian banyak pihak.

READ ALSO

Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto

Hakim Menolak Pengembalian Foto Keluarga Febrie yang Disita dari Rumah di Sentul

Salah satu tokoh yang terlibat dalam inisiatif ini adalah Achmad Soleh, yang dikenal sebagai Kung Soleh, dari Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Jombang. Ia menyatakan bahwa keterbukaan untuk menerima muktamirin bukanlah hal baru bagi gerejanya, dan menggambarkan hubungan harmonis yang telah terjalin antara GKJW dan NU sejak sebelum kemerdekaan.

Inisiatif Rumah Singgah sebagai Wujud Toleransi

Inisiatif rumah singgah yang dikembangkan oleh GKJW dan gereja-gereja lainnya menunjukkan semangat toleransi yang tinggi. Hal ini tidak hanya memberikan akomodasi, tetapi juga menciptakan ruang bagi dialog antarumat beragama. Kung Soleh menjelaskan bahwa mereka menyediakan ruangan ber-AC dan berbagai fasilitas lain untuk mendukung kenyamanan para tamu.

Pihak gereja menyiapkan tempat untuk ibadah salat, memperlihatkan komitmen mereka dalam menghormati kebutuhan spiritual setiap individu. Dengan fasilitas yang memadai, penginap merasa dihargai dan diakui saat menjalin interaksi dengan komunitas yang berbeda.

Kegiatan ini juga direspon positif oleh jemaat GKJW. Pada saat pembukaan Muktamar, Ketua Majelis Agung GKJW menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan masyarakat dan mengapresiasi inisiatif tersebut. Respons yang baik menunjukkan bahwa kerjasama lintas iman dapat mencapai tujuan bersama untuk menciptakan kedamaian.

Dampak Positif dari Keterlibatan Komunitas

Dengan adanya inisiatif rumah singgah ini, sebanyak 47 orang muktamirin telah menempati tiga lokasi penginapan gratis yang disediakan. Mereka berasal dari latar belakang yang beragam, termasuk anggota Banser, Muslimat, akademisi, dan jurnalis. Kehadiran mereka di Jombang tidak hanya menciptakan ikatan yang kuat, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menghormati perbedaan.

Aan Anshori, Koordinator JANUR Jombang, menegaskan bahwa gerakan ini mencerminkan semangat kebangsaan dan menegaskan posisi Jombang sebagai Kota Santri dan Kota Toleransi. Hal ini memberikan inspirasi bagi daerah lain untuk menciptakan kolaborasi serupa guna mempromosikan perdamaian.

Komunitas Jombang, dengan adanya kerjasama ini, menunjukkan bahwa mereka telah siap untuk berkontribusi dalam menyukseskan Muktamar NU. Ini adalah langkah penting yang menunjukkan bahwa ketika masyarakat bersatu, perbedaan iman bisa menjadi jembatan untuk saling memahami dan mendukung satu sama lain.

Pengalaman Para Penginap di Rumah Singgah

Salah satu peserta muktamar, Arhanuddin Salim, memilih untuk menginap di GKJW Jombang dan merasakan sambutan hangat dari pengelola rumah singgah. Sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Manado dan seorang dosen, ia merasa cukup dekat dengan komunitas lintas iman di daerahnya, sehingga keputusannya untuk tinggal di GKJW menjadi lebih mudah.

Ia mengungkapkan betapa menyenangkannya pengalaman saat menerima sambutan hangat, ditambah dengan fasilitas yang disediakan seperti spanduk “Selamat Datang”. Hal ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi para penginap, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan antar umat beragama yang berbeda.

Selama masa tinggalnya, Arhanuddin merasakan manfaat yang besar dari adanya rumah singgah ini. Ini memberi kemudahan bagi mereka yang datang dari jauh, terutama bagi yang berasal dari daerah seperti Sulawesi.

Tags: GKJWJombangMuktamirinPenginapanToleransiuntuk

Related Posts

Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto
Berita Sehat

Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto

August 28, 2026
Hakim Menolak Pengembalian Foto Keluarga Febrie yang Disita dari Rumah di Sentul
Berita Sehat

Hakim Menolak Pengembalian Foto Keluarga Febrie yang Disita dari Rumah di Sentul

August 28, 2026
Bupati Blora Targetkan Proyek Pilot Organik dan Kuota Beasiswa di UB
Berita Sehat

Bupati Blora Targetkan Proyek Pilot Organik dan Kuota Beasiswa di UB

August 27, 2026
Aksi 27 Agustus DPR, Transjakarta Sesuaikan Layanan
Berita Sehat

Aksi 27 Agustus DPR, Transjakarta Sesuaikan Layanan

August 27, 2026
Mengantar Anak Menuju Jalan yang Salah
Berita Sehat

Mengantar Anak Menuju Jalan yang Salah

August 26, 2026
Wabup Manggarai Timur Klarifikasi Camat Tidak Ditekan BNPB Terkait Bantuan Gempa
Berita Sehat

Wabup Manggarai Timur Klarifikasi Camat Tidak Ditekan BNPB Terkait Bantuan Gempa

August 26, 2026

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

April 29, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

Mengantar Anak Menuju Jalan yang Salah

Mengantar Anak Menuju Jalan yang Salah

August 26, 2026
Sidang Etik Terduga Pelecehan Polwan Segera Digelar Polda Sumbar

Sidang Etik Terduga Pelecehan Polwan Segera Digelar Polda Sumbar

August 6, 2026
Cegah Anak Bergabung Grup Kekerasan, Psikolog: Peran Keluarga Sangat Penting

Cegah Anak Bergabung Grup Kekerasan, Psikolog: Peran Keluarga Sangat Penting

May 17, 2026
Tarot Jadi Pegangan Baru Gen Z, Dari Mistis Menjadi Alat Psikologis

Tarot Jadi Pegangan Baru Gen Z, Dari Mistis Menjadi Alat Psikologis

May 13, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Toleransi, Penginapan untuk Muktamirin NU di GKJW Jombang
  • Penghargaan Pemda Berprestasi Jawa-Bali Batch II 2026 dari Kemendagri
  • Dampak Kemarau di Kabupaten Bekasi dalam Foto
  • Hakim Menolak Praperadilan Kasus TPPU yang Diajukan Kuasa Hukum Febrie
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In