• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, August 7, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Suami Siram Istri dengan Air Keras Usai Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

Hardi by Hardi
May 6, 2026
in Wellness & Diet
0
Suami Siram Istri dengan Air Keras Usai Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada suatu hari yang cukup mengejutkan, sebuah insiden kekerasan terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Seorang pria bernama Supardi, yang lebih dikenal dengan panggilan Bang Tigor, ditangkap setelah menyiram istrinya, Nuraini, dengan air keras, menyebabkan luka bakar yang serius pada wajah dan tangan korban.

Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku mengaku melakukan tindakan kejam ini karena merasa sakit hati setelah istrinya menolak ajakannya untuk rujuk. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kekerasan dalam rumah tangga dan bagaimana empati serta komunikasi semakin terabaikan dalam hubungan.

READ ALSO

Prabowo Antusias Menyimak Perkembangan Teknologi dan Hasil Penelitian BRIN

Tiga Titik Bandung Cimahi Jadi Sasaran Pembakaran Pria Berhoodie

Ananda Gunawan, Kasat Reskrim Polres Pinrang, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi ketika korban sedang berbaring dan bermain ponsel di belakang tempat jualannya. Ini menggambarkan tingkat keputusasaan yang dialami pelaku, yang tampaknya tidak mampu mengatasi emosinya dengan cara yang sehat.

Menurut Ananda, pelaku yang merasa terprovokasi memilih untuk menyiramkan air keras saat korban tidak menyangka akan diserang. Rahasia dan tragedi dalam kehidupan sehari-hari bisa saja timbul ketika komunikasi tidak berjalan baik dalam suatu hubungan, dan ini menjadi pengingat bagi kita untuk lebih mengutamakan dialog.

Seputar Insiden Kekerasan dalam Rumah Tangga di Sulawesi Selatan

Tindakan kekerasan yang dialami Nuraini tentu bukan hal yang baru di masyarakat kita. Kasus serupa seringkali mencuat, khususnya di daerah-daerah yang mungkin masih terbelakang pemahaman tentang hak asasi manusia dan perlindungan terhadap wanita. Dalam konteks ini, sangat penting bagi masyarakat untuk memberikan perhatian lebih terhadap isu-isu kekerasan dalam rumah tangga.

Beberapa faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga dapat berkaitan dengan ketidakpuasan emosional, kesulitan ekonomi, dan ketidakmampuan untuk mengelola konflik. Semua faktor ini berkontribusi terhadap meningkatnya angka kekerasan antar pasangan yang seharusnya saling mendukung satu sama lain.

Dalam banyak kasus, korban mengalami trauma yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental. Oleh karena itu, penyuluhan dan pendidikan masyarakat mengenai kekerasan dalam rumah tangga sangat diperlukan, untuk mengurangi stigma dan mendorong korban berbicara.

Selain itu, dukungan dari pihak berwenang, organisasi non-pemerintah, serta komunitas sangat vital untuk mengedukasi masyarakat mengenai hak-hak mereka dan bagaimana melaporkan kasus kekerasan. Penegakan hukum yang tegas dan responsif juga diperlukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku.

Penyebab Emosi yang Berujung pada Tindakan Kejam

Ketidakpuasan dalam hubungan pernikahan sering kali menjadi pemicu munculnya tindakan kekerasan. Dalam kasus Supardi, ditolaknya ajakan untuk rujuk oleh Nuraini menjadi titik didih yang memicu tindakan nekat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi terbuka dalam menjaga keharmonisan hubungan.

Banyak pasangan lupa bahwa hubungan yang sehat seharusnya dibangun di atas saling menghargai dan pengertian. Ketika salah satu pihak merasa diabaikan atau tidak dihargai, rasa frustrasi dapat meningkat dan berujung pada tindakan yang merusak.

Emosi negatif seperti kemarahan, sakit hati, dan rasa tidak berdaya bisa melahirkan perilaku destruktif. Pengelolaan emosi sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Oleh karena itu, individu perlu dilatih untuk mengenali emosi dan cara mengatasinya dengan cara yang konstruktif.

Perlu juga dicatat bahwa kondisi lingkungan, seperti tekanan dari keluarga, kondisi ekonomi, atau bahkan efek teman sebaya, dapat memperburuk situasi. Semua ini memperlihatkan bahwa tindakan kekerasan sering kali merupakan hasil dari akumulasi berbagai faktor yang harus ditangani dengan serius.

Tindakan yang Ditempuh Setelah Insiden dan Perlindungan Korban

Setelah kejadian, Nuraini segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tindakan cepat ini merupakan langkah penting untuk meredakan dampak luka bakar yang dialami. Namun, perawatan fisik saja tidaklah cukup; pemulihan mental dan emosional juga sangat diperlukan.

Pasca insiden, pihak kepolisian bergerak cepat untuk menangkap Supardi. Tindakan penegakan hukum ini menjadi sinyal bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak akan ditoleransi. Keberanian pihak berwenang untuk bertindak menjadi harapan bagi banyak korban lainnya yang mungkin merasa terjebak dalam hubungan yang berbahaya.

Dalam waktu yang bersamaan, perhatian mungkin juga perlu difokuskan pada rehabilitasi pelaku. Terapi dan konseling bisa membantu mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan, bukan hanya bagi individu tersebut tetapi juga bagi orang lain di sekelilingnya.

Dengan langkah-langkah perbaikan dan rehabilitasi yang tepat, kita bisa berharap untuk menciptakan masyarakat yang lebih humanis dan saling menghargai. Diskusi mengenai kekerasan dalam rumah tangga tentunya harus terus berlanjut agar kesadaran dan pengetahuan mengenai isu ini dapat menyebar lebih luas.

Tags: AirdenganDitolakIstriKerasPinrangRujukSiramSuamiSulselUsai

Related Posts

Prabowo Antusias Menyimak Perkembangan Teknologi dan Hasil Penelitian BRIN
Wellness & Diet

Prabowo Antusias Menyimak Perkembangan Teknologi dan Hasil Penelitian BRIN

August 6, 2026
Tiga Titik Bandung Cimahi Jadi Sasaran Pembakaran Pria Berhoodie
Wellness & Diet

Tiga Titik Bandung Cimahi Jadi Sasaran Pembakaran Pria Berhoodie

August 6, 2026
16 K/L Diminta Segera Eksekusi Program Pascabencana Sumatra
Wellness & Diet

16 K/L Diminta Segera Eksekusi Program Pascabencana Sumatra

August 5, 2026
Aktivitas Sinabung Naik, Pemkab Karo Keluarkan Imbauan untuk Warga
Wellness & Diet

Aktivitas Sinabung Naik, Pemkab Karo Keluarkan Imbauan untuk Warga

August 5, 2026
Polisi Siap Konfrontasi Tersangka Pengirim Bunga Teror ke Dokter Oky
Wellness & Diet

Polisi Siap Konfrontasi Tersangka Pengirim Bunga Teror ke Dokter Oky

August 4, 2026
Respons Prabowo Terhadap Banyaknya Kepala Daerah Yang Korupsi Menurut Pimpinan MPR
Wellness & Diet

Respons Prabowo Terhadap Banyaknya Kepala Daerah Yang Korupsi Menurut Pimpinan MPR

August 4, 2026
Next Post
Panduan Memilih Daycare yang Aman dan 5 Aspek Penting untuk Orang Tua Cek

Panduan Memilih Daycare yang Aman dan 5 Aspek Penting untuk Orang Tua Cek

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Daycare Perlu Memiliki Area Terpisah untuk Anak Sehat dan Sakit

Daycare Perlu Memiliki Area Terpisah untuk Anak Sehat dan Sakit

May 5, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

Tamu Masih Menginap saat Eksekusi Hotel Sultan Menurut Pernyataan Polisi

Tamu Masih Menginap saat Eksekusi Hotel Sultan Menurut Pernyataan Polisi

June 18, 2026
Cara Menjaga Gizi Anak yang Gemar Olahraga dari Tasya Kamila

Cara Menjaga Gizi Anak yang Gemar Olahraga dari Tasya Kamila

June 12, 2026
Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor Menggunakan Anggaran Rp9 Miliar

Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor Menggunakan Anggaran Rp9 Miliar

June 1, 2026
Penangkapan Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang

Penangkapan Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang

August 1, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Dokter Harus Memiliki Empati yang Cukup dalam Praktek Kedokteran
  • Prabowo Antusias Mengamati Perkembangan Teknologi dan Riset BRIN
  • Prabowo Antusias Menyimak Perkembangan Teknologi dan Hasil Penelitian BRIN
  • IDI Menanggapi Komentar Nirempati Tenaga Kesehatan di Utas Pasien Yurizal
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In