• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, October 21, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Pelecehan Seksual di Grup Chat Unesa dan Konten AI yang Tidak Etis

Hardi by Hardi
July 20, 2026
in Berita Sehat
0
Pengasuh Ponpes Pekalongan Diduga Menyebabkan Puluhan Santriwati Diculik
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan sebuah grup percakapan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyoroti masalah serius dalam lingkungan pendidikan. Terungkap bahwa pelecehan ini tidak hanya bersifat verbal, tetapi juga melibatkan pembuatan konten tidak etis menggunakan kecerdasan buatan.

Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Vokasi Unesa, Tegar Eka Pambudi El Akhsan, mengungkapkan beragam modus yang terjadi dalam grup percakapan tersebut. Grup yang melibatkan enam mahasiswa terlapor berinisial RY, HA, AD, RE, JO, dan DO ini berfungsi awalnya untuk diskusi akademis, namun beralih ke pembicaraan yang tidak etis.

READ ALSO

Karhutla Jatim Mencapai 7363 Hektare, 79 Persen Terjadi di Kawasan Konservasi

Khalid Basalamah Menjadi Saksi dalam Sidang Kasus Kuota Haji

Pelecehan yang terjadi meliputi berbagai bentuk intimidasi dan eksploitasi, yang tentunya sangat mengganggu psikologis para korban. Kasus ini pun menjadi sorotan publik, mengingat banyaknya korban yang terus bertambah.

Dasar Penyelidikan dan Pengungkapan Kasus

Kasus ini terungkap ketika salah satu korban tidak sengaja melihat notifikasi pesan mencurigakan di ponsel milik terduga pelaku. Ketika membuka grup tersebut, korban menemukan sejumlah pesan mengandung kalimat tidak etis yang menghina dan merendahkan martabatnya.

Setelah laporan pertama, jumlah korban meningkat pesat dari sembilan orang pada awal Juli menjadi 26 orang dalam waktu singkat. Hal ini mengindikasikan bahwa masalah ini lebih luas dari yang diduga sebelumnya dan membutuhkan perhatian serius dari pihak universitas.

Dua dari enam anggota grup, yaitu JO dan DO, mengungkapkan keprihatinan mereka dan melaporkan situasi ini kepada DPM pada 1 Juli 2026. Mereka merasa tidak nyaman dengan perilaku rekan-rekannya dan berharap untuk menghentikan penyalahgunaan grup tersebut.

Pendidikan dan Tindak Lanjut Penanganan Kasus

Berdasarkan hasil verifikasi sementara dari Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) Unesa, beberapa terlapor tidak terbukti sebagai pelaku utama. Sementara itu, HA, RY, dan AD mengakui kesalahan mereka dan diminta untuk meminta maaf secara formal kepada orang tua mereka.

Saat ini, PPIS sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memberikan keterangan resmi mengenai sanksi yang pantas bagi para pelaku. Proses ini bertujuan untuk menegakkan keadilan dan membangun kembali reputasi program studi serta universitas.

Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unesa, Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, mengungkapkan bahwa enam mahasiswa terlapor telah dinonaktifkan dari semua kegiatan akademik. Tindakan ini diambil untuk memastikan berlangsungnya pemeriksaan dengan independen dan objektif, sambil tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah.

Komitmen Universitas terhadap Perlindungan Korban

Dalam penanganan kasus ini, Satgas PPK mengedepankan perlindungan bagi korban dengan berbagai program pendampingan. Tim telah menyediakan akses layanan psikologis dan dukungan hukum yang dibutuhkan oleh para korban selama proses ini berlangsung.

Pihak universitas juga berusaha menjaga kerahasiaan identitas seluruh korban dan pelapor, untuk menghindari stigma sosial yang dapat menimpa mereka. Hal ini adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi korban.

Selain itu, Satgas PPK juga tengah melakukan investigasi mendalam untuk melihat kemungkinan keterlibatan pihak lain serta dampak yang ditimbulkan dari kejadian ini. Pastinya, hal ini juga menjadi momentum bagi universitas untuk mengevaluasi kebijakan yang ada dan memperbaiki mekanisme pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Tags: ChatdanEtisGrupKontenPelecehanSeksualTidakUnesayang

Related Posts

Karhutla Jatim Mencapai 7363 Hektare, 79 Persen Terjadi di Kawasan Konservasi
Berita Sehat

Karhutla Jatim Mencapai 7363 Hektare, 79 Persen Terjadi di Kawasan Konservasi

October 20, 2026
Khalid Basalamah Menjadi Saksi dalam Sidang Kasus Kuota Haji
Berita Sehat

Khalid Basalamah Menjadi Saksi dalam Sidang Kasus Kuota Haji

October 20, 2026
Flores Terus Diterpa Serangkaian Gempa Kuat
Berita Sehat

Flores Terus Diterpa Serangkaian Gempa Kuat

October 19, 2026
Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Kelamin Digunting
Berita Sehat

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Kelamin Digunting

October 19, 2026
Pengumuman Penerima Anugerah 2026 dan PR Excellence Awards PERHUMAS
Berita Sehat

Pengumuman Penerima Anugerah 2026 dan PR Excellence Awards PERHUMAS

October 18, 2026
Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma’mun Telah Wafat
Berita Sehat

Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma’mun Telah Wafat

October 18, 2026
Next Post
Alasan Hakim Menolak Praperadilan Roy Suryo Terkait Penetapan Tersangka

Alasan Hakim Menolak Praperadilan Roy Suryo Terkait Penetapan Tersangka

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

592 Aduan Pelanggaran Etik Hakim Diterima KY, Lima Hakim Diberhentikan

592 Aduan Pelanggaran Etik Hakim Diterima KY, Lima Hakim Diberhentikan

June 7, 2026
Anggota BPK Haerul Saleh Teriak Kebakaran Sebelum Meninggal Dunia

Anggota BPK Haerul Saleh Teriak Kebakaran Sebelum Meninggal Dunia

May 8, 2026
Respons Prabowo Terhadap Banyaknya Kepala Daerah Yang Korupsi Menurut Pimpinan MPR

Respons Prabowo Terhadap Banyaknya Kepala Daerah Yang Korupsi Menurut Pimpinan MPR

August 4, 2026
Ada Suara di PSI yang Harus Saya Dikeluarkan

Ada Suara di PSI yang Harus Saya Dikeluarkan

May 13, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Dylan Sprouse Suami Barbara Palvin Bagikan Pengalaman Menjadi Ayah
  • Karhutla Jatim Mencapai 7363 Hektare, 79 Persen Terjadi di Kawasan Konservasi
  • KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi di Rejang Lebong
  • Tips Menjaga Body Setelah Melahirkan ala Model Barbara Palvin
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In