• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, June 27, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Belasan Massa Aksi Ditangkap, Landasan Hukum Masih Tidak Jelas

Hardi by Hardi
June 27, 2026
in Wellness & Diet
0
Belasan Massa Aksi Ditangkap, Landasan Hukum Masih Tidak Jelas
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polrestabes Surabaya mengumumkan telah menangkap sejumlah massa dalam aksi demonstrasi yang dikenal dengan nama #IndonesiaSekarat. Peristiwa tersebut berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada sore hingga malam hari, dan menarik perhatian banyak pihak terhadap situasi yang sedang terjadi.

Kepala Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan bahwa jumlah orang yang ditangkap masih dalam proses penghitungan. Penangkapan tersebut dilakukan di tengah aksi demonstrasi, yang kemudian berujung pada perusakan dan pelemparan oleh sekelompok orang.

READ ALSO

Prasetyo Hadi Ditunjuk Sebagai Ketua Satgas Mitigasi PHK oleh Mensesneg

Geledah Kafe Sidoarjo Terkait Kasus Korupsi Impor HP Seken

“Kami masih menghitung jumlahnya, tapi sementara ini mungkin ada belasan orang,” tutur Luthfie kepada para wartawan. Hal ini menandakan bahwa situasi di lokasi aksi cukup tegang dan memerlukan tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Aksi Demonstrasi dan Penangkapan Massa di Surabaya

Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan buruh, menggelar demonstrasi untuk menyuarakan berbagai tuntutan. Masyarakat menuntut pemerintah untuk mengatasi berbagai krisis yang mereka rasakan saat ini, dan Aksi ini diorganisir oleh Front Anti Kapitalisme.

Dalam demonstrasi tersebut, massa melakukan longmarch dari Monumen Kapal Selam menuju Gedung Negara Grahadi. Sesampainya di lokasi, mereka membentangkan spanduk berukuran besar di berbagai tempat untuk menyampaikan pesan mereka kepada publik.

Namun, suasana berubah ketika sekelompok orang mulai melakukan tindakan perusakan. Hal ini membuat pihak kepolisian merasa perlu untuk mengambil tindakan, berusaha mencegah situasi menjadi semakin parah.

Pernyataan Pihak KontraS Terkait Penangkapan

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS Surabaya melaporkan bahwa hampir 20 orang ditangkap dalam aksi tersebut. Dari total yang ditangkap, baru empat orang yang identitasnya terdata, termasuk dua mahasiswa dan seorang perempuan.

Koordinator Badan Pekerja KontraS Surabaya, Fatkhul Khoir, menyatakan bahwa mereka masih mencari tahu alasan di balik penangkapan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa hak-hak para demonstran tetap terlindungi, serta memberikan pendampingan hukum jika diperlukan.

Fatkhul mengatakan, “Kami masih memantau situasi di lapangan untuk mendapatkan laporan lebih lanjut mengenai kondisi para demonstran yang ditangkap.” Penyelidikan dan pendataan menjadi fokus utama mereka saat ini.

Peran Pihak Kepolisian dalam Menangani Aksi Demonstrasi

Kepolisian mengerahkan 320 personel untuk mengamankan jalannya unjuk rasa. Kombes Luthfie mengklaim bahwa pihaknya telah memberikan ruang bagi masa untuk menyampaikan aspirasinya tanpa intervensi. Namun, situasi mulai memanas saat malam menjelang.

Polisi mengambil langkah tegas untuk memukul mundur massa yang melakukan perusakan. Kombes Luthfie menjelaskan bahwa mereka mencoba untuk mencegah bahaya yang dapat mengancam masyarakat dan para demonstran sendiri.

Dalam proses pembubaran, meskipun sempat ada ketegangan, Luthfie menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka yang signifikan. Pihak kepolisian mengklaim tidak menggunakan alat berat seperti water cannon untuk membubarkan massa.

Tuntutan dari Aksi #IndonesiaSekarat

Dalam aksi tersebut, para demonstran mengeluarkan 11 tuntutan yang menunjuk langsung pada kebijakan pemerintah. Beberapa tuntutan tersebut mencakup penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta menciptakan lapangan kerja yang layak.

Selain itu, mereka juga menuntut penghentian program yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat, serta pencabutan undang-undang yang dianggap merugikan. Tuntutan ini menunjukkan bahwa banyak elemen masyarakat merasa diabaikan oleh pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.

Masyarakat ingin agar suara mereka didengar dan meminta pemerintah untuk berkomitmen dalam menciptakan perubahan yang nyata. Dengan aksi ini, mereka berharap pemerintah akan lebih responsif terhadap kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh rakyat.

Tags: AksiBelasanDitangkapHukumJelasLandasanMasihMassaTidak

Related Posts

Prasetyo Hadi Ditunjuk Sebagai Ketua Satgas Mitigasi PHK oleh Mensesneg
Wellness & Diet

Prasetyo Hadi Ditunjuk Sebagai Ketua Satgas Mitigasi PHK oleh Mensesneg

June 26, 2026
Geledah Kafe Sidoarjo Terkait Kasus Korupsi Impor HP Seken
Wellness & Diet

Geledah Kafe Sidoarjo Terkait Kasus Korupsi Impor HP Seken

June 26, 2026
Kegiatan Kunjungan Jokowi Selama Tiga Hari di Lampung
Wellness & Diet

Kegiatan Kunjungan Jokowi Selama Tiga Hari di Lampung

June 25, 2026
Wacana Penyatuan Pidana Umum dan Pidana Khusus Menurut Jaksa Agung
Wellness & Diet

Wacana Penyatuan Pidana Umum dan Pidana Khusus Menurut Jaksa Agung

June 25, 2026
Prabowo Sindir Pakar yang Dinilai Tidak Patriotik
Wellness & Diet

Prabowo Sindir Pakar yang Dinilai Tidak Patriotik

June 24, 2026
KPK Selidiki Dugaan Penerimaan Gratifikasi Pegawai Kementerian Perhubungan
Wellness & Diet

KPK Pertimbangkan Panggil Paksa Model Fitri Assiddikki dalam Kasus CSR BI

June 24, 2026

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026
Viral, Pengemudi Diduga Taksi Online Emosi dan Rusak Kendaraan di JORR

Viral, Pengemudi Diduga Taksi Online Emosi dan Rusak Kendaraan di JORR

May 28, 2026
Peningkatan Pencurian Lampu Jalan di Kawasan BKT Jakarta Timur

Peningkatan Pencurian Lampu Jalan di Kawasan BKT Jakarta Timur

May 19, 2026
Panduan Memilih Daycare yang Aman dan 5 Aspek Penting untuk Orang Tua Cek

Panduan Memilih Daycare yang Aman dan 5 Aspek Penting untuk Orang Tua Cek

May 6, 2026

EDITOR'S PICK

5 Prinsip Kunci Gentle Parenting untuk Tumbuhkan Mandiri dan Percaya Diri pada Anak

5 Prinsip Kunci Gentle Parenting untuk Tumbuhkan Mandiri dan Percaya Diri pada Anak

May 1, 2026
Ratusan Personel Polda Metro Amankan Tiga Konser di GBK

Ratusan Personel Polda Metro Amankan Tiga Konser di GBK

June 6, 2026
Ceri Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri

Ceri Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri

May 18, 2026
Mengapa Perempuan Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Pahami Perubahan Hormon yang Terjadi

Mengapa Perempuan Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Pahami Perubahan Hormon yang Terjadi

May 14, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Belasan Massa Aksi Ditangkap, Landasan Hukum Masih Tidak Jelas
  • Polisi Tangkap Belasan Orang dalam Aksi Massa Sipil di Surabaya
  • Prasetyo Hadi Ditunjuk Sebagai Ketua Satgas Mitigasi PHK oleh Mensesneg
  • Ratusan Relawan Menyambut Jokowi di Bandara Raden Inten Lampung
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In