• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Sunday, November 8, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Amran Sebut 13 Tersangka Kasus Beras Fortifikasi dengan Keterlibatan 15 Merek

Hardi by Hardi
November 8, 2026
in Berita Sehat
0
Amran Sebut 13 Tersangka Kasus Beras Fortifikasi dengan Keterlibatan 15 Merek
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa terdapat 13 tersangka dalam delapan kasus yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan beras fortifikasi. Kasus ini melibatkan 15 merek yang berbeda dan menyoroti pentingnya pengawasan di sektor pertanian untuk melindungi masyarakat dari produk yang tidak sesuai standar.

Kementerian Pertanian juga menerima 271 laporan pengaduan yang membahas berbagai dugaan pelanggaran. Dari laporan tersebut, sebanyak 74 di antaranya atau sekitar 27,31 persen, berkaitan dengan beras yang menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu ini.

READ ALSO

Ketua DPD RI Apresiasi Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

Bahlil Mengklaim Terlibat dalam Kasus Penyadapan Listyo Sigit dan Rekan

“Ini ada 15 merek fortifikasi, yang tersangka 13 dalam delapan kasus,” kata Amran dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Data ini menunjukkan adanya penyimpangan yang perlu ditindaklanjuti untuk menjaga kualitas konsumsi masyarakat.

Rincian Laporan Pengaduan dan Tindak Lanjut

Dari total 271 laporan pengaduan yang diterima antara 30 Oktober hingga 5 November, mayoritas berkaitan dengan isu beras. Selain beras, terdapat laporan yang mencakup 64 mengenai pupuk, 25 terkait alat dan mesin pertanian (alsintan), serta berbagai laporan lain dalam kategori berbeda.

Amran menyatakan bahwa kementerian juga memiliki 340 laporan tambahan yang masih dalam tahap kajian. Ini menunjukkan bahwa Kementerian Pertanian tidak hanya berkomitmen pada proaktifnya dalam menghadapi isu, tetapi juga dalam memastikan setiap laporan ditangani dengan cermat.

“Ada 340 laporan, kami proses. Kami kaji dulu, begitu benar, verifikasi lapangan, kirim (ke) penegak hukum,” ujarnya. Hal ini merupakan langkah tegas untuk menegakkan aturan dan memastikan integritas di sektor pertanian.

Pentingnya Pengawasan Terhadap Komoditas Pangan

Amran mengingatkan pelaku usaha bahwa komoditas pangan berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Ia meminta para pedagang beras untuk memenuhi ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah agar tidak merugikan konsumen.

“Juga yang menjual (beras) di atas HET, kami minta turunkan harga. Enggak boleh melanggar HET,” tegas Amran. Ini menegaskan peran penting pemerintah dalam melindungi konsumen serta menjaga kestabilan harga pangan di pasar.

Pemerintah sendiri menetapkan HET sebagai salah satu langkah untuk melindungi konsumen. Selain itu, harga pembelian pemerintah (HPP) juga ditujukan untuk menjaga stabilitas harga untuk petani, menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.

Ancaman dan Sanksi bagi Pelanggar

Amran menjelaskan bahwa pelanggaran dalam sektor pertanian dapat berakibat serius, termasuk pencabutan izin usaha dan ancaman pidana. “Pelaku usaha yang melanggar bisa dijatuhi hukuman maksimal tujuh tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar,” jelasnya.

Ini menunjukkan ketegasan pemerintah dalam menindak pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat. Dengan sanksi yang berat, diharapkan para pelaku usaha lebih memperhatikan kepentingan publik sebelum mengambil langkah yang merugikan.

Sebelumnya, Bareskrim Polri juga mengungkap peredaran lima merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi standar. Hal ini menegaskan adanya pengawasan yang ketat terhadap produk-produk pangan yang beredar di masyarakat.

Kasus Beras Fortifikasi yang Mencolok

Kelima merek beras yang tersangkut kasus ini adalah Idola Hijau, Idola Merah, Dewa Tunggal Raja Lele, Cantik Manis, dan Wijaya Kusuma. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa merek-merek ini tidak memiliki kandungan vitamin tambahan sebagaimana seharusnya untuk beras fortifikasi.

Produk tersebut diproduksi oleh satu perusahaan yang beroperasi di kawasan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Dengan sekitar 2.500 ton beras fortifikasi yang diproduksi dalam beberapa bulan, kasus ini jelas mencuatkan masalah serius dalam distribusi pangan.

Bareskrim menyita 6,4 ton beras serta satu rangkaian mesin penggilingan padi sebagai bukti dalam penyelidikan. Tindakan tegas ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak akan menolerir pelanggaran di sektor pangan yang bisa merugikan masyarakat.

Tags: AmranBerasdenganFortifikasiKasusKeterlibatanMerekSebutTersangka

Related Posts

Ketua DPD RI Apresiasi Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Berita Sehat

Ketua DPD RI Apresiasi Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

November 8, 2026
Bahlil Mengklaim Terlibat dalam Kasus Penyadapan Listyo Sigit dan Rekan
Berita Sehat

Bahlil Mengklaim Terlibat dalam Kasus Penyadapan Listyo Sigit dan Rekan

November 7, 2026
Menhan Sjafrie Panggil Pejabat Kemhan untuk Tingkatkan Kewaspadaan
Berita Sehat

Menhan Sjafrie Panggil Pejabat Kemhan untuk Tingkatkan Kewaspadaan

November 7, 2026
Peran Empat Jenderal dalam Kasus Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo
Berita Sehat

Peran Empat Jenderal dalam Kasus Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

November 6, 2026
Dokter Tifa Tolak Kesaksian Jokowi di Sidang Kasus Ijazah
Berita Sehat

Dokter Tifa Tolak Kesaksian Jokowi di Sidang Kasus Ijazah

November 6, 2026
GKR Hemas Dorong DPD Aktif Temui Menteri untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Berita Sehat

GKR Hemas Dorong DPD Aktif Temui Menteri untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat

November 5, 2026

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Pramono Dilantik Sebagai Wakil Ketua C40 Forum Kota Global untuk Aksi Iklim

Pramono Dilantik Sebagai Wakil Ketua C40 Forum Kota Global untuk Aksi Iklim

May 23, 2026

EDITOR'S PICK

Ada Suara di PSI yang Harus Saya Dikeluarkan

Ada Suara di PSI yang Harus Saya Dikeluarkan

May 13, 2026
Anjing Husky Viral Dibacok di Bekasi, Polisi Kerahkan Unit K9

Anjing Husky Viral Dibacok di Bekasi, Polisi Kerahkan Unit K9

July 21, 2026
Halte TransJakarta Tebet Eco Park Terluka Akibat Ditabrak Truk Pelaku Melarikan Diri

Halte TransJakarta Tebet Eco Park Terluka Akibat Ditabrak Truk Pelaku Melarikan Diri

June 26, 2026
Keigo Higashino Meninggal, Apa yang Perlu Diketahui Tentang Kanker Usus Besar?

Keigo Higashino Meninggal, Apa yang Perlu Diketahui Tentang Kanker Usus Besar?

July 28, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Amran Sebut 13 Tersangka Kasus Beras Fortifikasi dengan Keterlibatan 15 Merek
  • Pemprov Jabar Berdayakan 21 Rumah bagi Korban Bencana di Majalengka
  • Makanan Favorit Shayne Pattynama di Indonesia
  • Ketua DPD RI Apresiasi Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In