Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan mengambil langkah untuk menyederhanakan penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa jenjang SD dan SMP. Langkah tersebut bertujuan untuk memperkuat infrastruktur dan penyesuaian pelaksanaan tes agar lebih efisien dan efektif.
Selain itu, kementerian juga tengah menyusun kerangka pengembangan soal TKA untuk mata pelajaran IPA dan Bahasa Inggris secara bertahap. Hal tersebut memerlukan perhatian khusus dan kolaborasi dari semua pihak terkait.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan bahwa masukan dari berbagai pemerintah daerah sangat penting untuk membantu perbaikan penyelenggaraan TKA ke depan. Banyak daerah yang memberikan evaluasi mengenai durasi pelaksanaan dan penambahan mata pelajaran pada ujian tersebut.
Pentingnya Umpan Balik dari Daerah untuk Perbaikan TKA
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan TKA yang dilakukan pada tahun 2026, ada beberapa poin penting yang diangkat oleh pemerintah daerah. Umpan balik terbanyak berkisar pada durasi pelaksanaan yang dinilai terlalu panjang.
Dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan menyampaikan bahwa durasi pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP berlangsung dalam empat gelombang selama dua pekan. Hal ini membuat banyak orang tua dan siswa merasa lelah.
Beberapa pemerintah daerah juga mengusulkan perlunya penambahan mata pelajaran tertentu pada TKA, baik untuk tingkat SD maupun SMP. Usulan ini menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan sangat peduli terhadap kualitas pendidikan di sekolah.
Usulan Penambahan Mata Pelajaran untuk TKA ke Depan
Salah satu catatan evaluasi penting adalah adanya usulan untuk menambah mata pelajaran IPA pada TKA untuk jenjang SD. Di sisi lain, untuk jenjang SMP, ada juga permintaan untuk menambah mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPA.
Penambahan ini diharapkan dapat memberikan variasi dan lebih mendalami materi yang diajar kepada siswa. Selain itu, diharapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan di Indonesia.
Menanggapi masukan tersebut, pihak kemendiknas merencanakan beberapa langkah tindak lanjut. Salah satunya adalah penyederhanaan pelaksanaan TKA menjadi dua gelombang per jenjang pendidikan.
Langkah-Langkah Tindak Lanjut untuk Pelaksanaan TKA yang Lebih Baik
Kemendiknas berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur pelaksanaan TKA di sekolah. Ini penting agar siswa mendapatkan pengalaman yang lebih baik selama ujian.
Selain itu, mereka juga akan menyiapkan framework atau kerangka pengembangan soal untuk mata pelajaran IPA dan Bahasa Inggris secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas soal yang diujikan lebih baik dan relevan.
Rencana ini juga mencakup upaya melibatkan pihak daerah dalam penyusunan soal, meskipun untuk tahun 2027, semua soal mata pelajaran baru akan diambil dari pusat. Ini menunjukkan komitmen untuk menjamin standar kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
















