• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, August 20, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Asah Otak

Anak Bukan Dewasa Kecil IDAI Jelaskan Alasan Tidak Mengajak Batita Mendaki Gunung

Hardi by Hardi
May 21, 2026
in Asah Otak
0
Anak Bukan Dewasa Kecil IDAI Jelaskan Alasan Tidak Mengajak Batita Mendaki Gunung
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Pengurus Pusat IDAI, dokter Piprim Basarah Yanuarso, SpA Subsp.Kardio(K) memberikan pernyataan terkait insiden yang melibatkan seorang anak perempuan berusia 1,5 tahun. Anak tersebut mengalami hipotermia setelah ikut mendaki Gunung Ungaran di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang terjadi pada Sabtu, 11 April 2026.

Kondisi anak tersebut semakin memburuk ketika cuaca berubah menjadi ekstrem. Hujan yang disertai dengan suhu dingin membuat suhu tubuhnya turun, namun beruntung ia berhasil diselamatkan oleh tim SAR yang berada di lokasi tersebut.

READ ALSO

Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas untuk Konsumen Indonesia

Pentingnya Memilih Peralatan Aman dan Food Grade untuk MPASI Anak Kecil

Setelah insiden ini viral di media sosial, Piprim mengingatkan orang tua untuk lebih berhati-hati saat mengajak anak-anak beraktivitas di alam terbuka. Ia menegaskan bahwa membawa anak di bawah tiga tahun untuk mendaki gunung sebaiknya dihindari.

“Keberadaan batita di alam terbuka dengan kondisi cuaca yang tidak menentu sangatlah berisiko,” ujarnya saat memberikan keterangan di Jakarta Pusat pada Senin, 13 April 2026.

Piprim menjelaskan bahwa anak-anak memiliki karakteristik berbeda dibandingkan orang dewasa, terutama dalam hal penyesuaian terhadap suhu dan kehilangan cairan. “Sangat penting untuk memahami batasan fisik anak ketika melakukan aktivitas luar ruangan,” tambahnya.

Pentingnya Memahami Risiko Kesehatan Anak di Alam Terbuka

Ketika orang tua mengajak anak-anak ke luar ruangan, risiko kesehatan sering kali tidak diperhatikan dengan baik. Cuaca ekstrem dapat menjadi ancaman serius, terutama bagi anak di bawah tiga tahun yang rentan terhadap hipotermia.

Dokter Yogi Prawira, yang juga merupakan ketua Unit Kerja Koordinasi Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI, menegaskan pentingnya pengawasan saat anak-anak berada di luar ruangan. “Mereka lebih mudah kehilangan panas tubuh dan cairan, sehingga harus lebih diperhatikan,” ujarnya.

Yogi menambahkan bahwa frekuensi bernapas anak-anak yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa berkontribusi terhadap kehilangan cairan. “Saat mereka bernapas, mereka juga kehilangan elemen penting yang harus dijaga untuk kesehatan mereka,” jelasnya.

Pendidikan Orang Tua dalam Menghadapi Aktivitas Outdoor

Orang tua harus diberikan pemahaman yang mendalam tentang batasan anak saat beraktivitas di luar. Hal ini mencakup pemilihan lokasi, waktu, dan kondisi yang mendukung keselamatan anak-anak.

Mengajak anak-anak ke alam terbuka itu penting, tetapi harus diimbangi dengan edukasi tentang risiko yang mungkin terjadi. “Aktivitas di luar harus direncanakan dengan cermat, termasuk memantau pantauan cuaca,” tambah Yogi.

Selain itu, perlunya persiapan yang matang, seperti membawa peralatan yang sesuai dan memastikan anak-anak mengenakan pakaian yang layak. “Kesiapan fisik dan mental juga penting agar kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Keselamatan Anak dalam Pelaksanaan Aktivitas Rekreasi

Keselamatan anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas rekreasi. Pengawasan yang ketat membantu mengurangi risiko yang tidak diinginkan, terutama saat cuaca tidak bersahabat.

Piprim menjelaskan bahwa anak-anak sangat mudah terpapar dampak buruk dari cuaca ekstrem, sehingga perhatian ekstra harus diberikan. “Sebelum berangkat, pertimbangkan semua faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan anak,” kata dokter Piprim.

Dalam hal ini, kolaborasi antara orang tua dengan penyedia layanan outdoor juga perlu dibangun. “Komunikasi yang baik mengenai kondisi anak sangat penting untuk memastikan keselamatan,” tambahnya.

Tags: AlasanAnakBatitabukanDewasaGunungIDAIJelaskanKecilMendakiMengajakTidak

Related Posts

Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas untuk Konsumen Indonesia
Asah Otak

Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas untuk Konsumen Indonesia

August 12, 2026
Pentingnya Memilih Peralatan Aman dan Food Grade untuk MPASI Anak Kecil
Asah Otak

Pentingnya Memilih Peralatan Aman dan Food Grade untuk MPASI Anak Kecil

July 30, 2026
Pilih Sepatu dan Sandal Anak yang Tepat untuk Mendukung Tumbuh Kembang Kaki
Asah Otak

Pilih Sepatu dan Sandal Anak yang Tepat untuk Mendukung Tumbuh Kembang Kaki

July 22, 2026
8 Rekomendasi Tas Bayi Multifungsi untuk Perjalanan Nyaman Bersama Si Kecil
Asah Otak

8 Rekomendasi Tas Bayi Multifungsi untuk Perjalanan Nyaman Bersama Si Kecil

July 15, 2026
Pilihan Piyama Anak yang Nyaman dan Aman untuk Tidur Selain Sekadar Lucu
Asah Otak

Pilihan Piyama Anak yang Nyaman dan Aman untuk Tidur Selain Sekadar Lucu

June 23, 2026
Cek Komposisi Sebelum Memilih Susu Anak, Pertama di Indonesia Dari Susu Segar
Asah Otak

Cek Komposisi Sebelum Memilih Susu Anak, Pertama di Indonesia Dari Susu Segar

June 11, 2026
Next Post
Menyimpan Dendam Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes dan Kanker

Menyimpan Dendam Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes dan Kanker

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Saat Bertugas di Kemhan

Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Saat Bertugas di Kemhan

April 27, 2026
Kisah Pilu Obesitas yang Merenggut Nyawa Kakak Dokter Gizi Putri Sakti

Kisah Pilu Obesitas yang Merenggut Nyawa Kakak Dokter Gizi Putri Sakti

May 10, 2026

EDITOR'S PICK

Prabowo Memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Prabowo Memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

June 1, 2026
Rumah Pahlawan Prof. Sardjito Akan Dijual Untuk Menjadi Museum

Rumah Pahlawan Prof. Sardjito Akan Dijual Untuk Menjadi Museum

May 15, 2026
Korban KM Nurul Salsa Bantu Perbaiki Pompa Sebelum Karam

Korban KM Nurul Salsa Bantu Perbaiki Pompa Sebelum Karam

July 23, 2026
Patricia Gouw Dituding Antivaksin, Suaminya Mendapat Pujian Warganet

Patricia Gouw Dituding Antivaksin, Suaminya Mendapat Pujian Warganet

May 1, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Lee Su Hyun AKMU Turun 30 Kg, Perjalanan Diet yang Sulit dan Menantang
  • Galian Ciledug Raya Picu Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta
  • Kejagung Bahas Penyitaan Foto Keluarga Mantan Jampidsus Febrie
  • Cerita Pelatih Valast, Klien Diabetes Membaik Karena Rajin Jalan Kaki
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In