• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Tuesday, August 11, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

Hardi by Hardi
May 2, 2026
in Wellness & Diet
0
Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pengamanan ketat yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Mereka menilai tindakan tersebut mengganggu aktivitas belajar dan menciptakan ketegangan di lingkungan kampus.

Menyusul peringatan Hari Pendidikan Nasional, suasana di sekitar UNM menjadi tegang akibat kehadiran aparat keamanan yang tampak mencolok. Para mahasiswa pun menuntut polisi untuk segera menarik diri dari area kampus.

READ ALSO

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri: Masih Dalam Rentang Ideal

Pria Tidak Boleh Berbusana Wanita pada Perayaan 17 Agustus

Di lokasi, terlihat banyak petugas kepolisian, baik dalam pakaian sipil maupun seragam lengkap, yang dilengkapi dengan alat pengaman seperti gas air mata. Keberadaan mereka menciptakan suasana yang kurang kondusif bagi mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi.

Mahasiswa Soroti Keberadaan Polisi di Kampus

Dalam orasinya, para mahasiswa menilai kehadiran polisi di kampus UNM sebagai tindakan berlebihan. Mereka mengungkapkan bahwa kampus seharusnya menjadi ruang untuk berkreasi dan berdiskusi secara kritis, bukan tempat intimidasi.

Seorang orator menegaskan bahwa kampus adalah tempat ideal untuk memperoleh pemahaman, bukan untuk menciptakan ketakutan. Dengan semangat perjuangan, mereka menolak adanya barikade dan pengawasan ketat di area kampus.

Mahasiswa sebelumnya melaksanakan aksi memperingati Hardiknas di pertigaan Jalan AP Pettarani dan Jalan Sultan Alauddin. Namun, mereka terkejut melihat jumlah petugas yang banyak saat memasuki area kampus.

Dukungan untuk Kebebasan Berekspresi di Kampus

Selama aksi berlangsung, mereka menyuarakan bahwa kampus bukanlah tempat untuk menebar ketakutan. Tentunya, mereka berharap agar kehadiran aparat tidak mengganggu hak mereka untuk menyampaikan pendapat.

Kebebasan berbicara merupakan bagian penting dari kehidupan akademik, dan mahasiswa menekankan pentingnya suasana yang mendukung dialog terbuka. Dengan ini, mereka berharap agar pengelola kampus lebih memahami situasi dan aspirasi mahasiswa.

Duka cita mahasiswa semakin dalam saat menyaksikan pengamanan yang berlebihan. Dengan semangat yang menyala, mereka menegaskan bahwa mereka berunjuk rasa dengan damai dan tidak berniat melakukan tindakan anarkis.

Pernyataan dari Pihak Kepolisian dan Rektor

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memberikan penjelasan mengenai pengamanan yang dilakukan. Menurutnya, pengaturan tersebut dilakukan untuk mencegah kemacetan serta menjaga ketertiban di sekitar kampus.

Dia juga menyatakan bahwa penempatan kendaraan dan personel di area UNM adalah untuk menghindari masalah lalu lintas yang bisa merugikan masyarakat. Penjagaan yang ketat tidak hanya dilakukan di UNM, melainkan di semua lokasi keramaian.

Beliau memastikan bahwa pihak kepolisian siap mengantisipasi situasi yang mungkin timbul, terutama saat mahasiswa berunjuk rasa di beberapa titik. Namun, terkait reaksi mahasiswa, dia berharap mereka bisa saling memahami situasi yang ada.

Harapan untuk Kondisi Kampus yang Mendukung

Di tengah ketegangan ini, harapan untuk lingkungan kampus yang kondusif tetap ada. Para mahasiswa berupaya untuk menjadikan UNM sebagai ruang yang mendukung pengembangan ide dan pemikiran. Mereka percaya bahwa dialog yang terbuka adalah jalan terbaik untuk mencapai tujuan bersama.

Kampus seharusnya menjadi tempat yang aman untuk berdiskusi dan bertukar pikiran, tanpa adanya intimidasi dari pihak luar. Dengan banyaknya harapan, mahasiswa pun menyerukan dukungan untuk kebebasan berpendapat yang konstruktif.

Dalam menutup aksi, mahasiswa mengingatkan bahwa mereka tidak ingin situasi ini terus berlanjut. Perlu ada perhatian lebih dari pihak berwenang agar kampus benar-benar menjadi ruang kreatif, bukan zona konflik.

Tags: HardiknasKetatKritikMahasiswaMakassarPengamananSaatterhadapUNM

Related Posts

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri: Masih Dalam Rentang Ideal
Wellness & Diet

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri: Masih Dalam Rentang Ideal

August 10, 2026
Pria Tidak Boleh Berbusana Wanita pada Perayaan 17 Agustus
Wellness & Diet

Pria Tidak Boleh Berbusana Wanita pada Perayaan 17 Agustus

August 10, 2026
Seskab Teddy Diterima Siswa SR Melalui Puisi ‘Dari Jalanan Menuju Harapan’
Wellness & Diet

Seskab Teddy Diterima Siswa SR Melalui Puisi ‘Dari Jalanan Menuju Harapan’

August 9, 2026
Menteri PPPA Berkomentar tentang Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan
Wellness & Diet

Menteri PPPA Berkomentar tentang Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

August 9, 2026
Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban
Wellness & Diet

Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban

August 8, 2026
Apel Kebangsaan Jaga Jakarta di Monas Hari Ini
Wellness & Diet

Apel Kebangsaan Jaga Jakarta di Monas Hari Ini

August 8, 2026
Next Post
Cara Orangtua Mendampingi Anak di Era Digital yang Semakin Berkembang

Cara Orangtua Mendampingi Anak di Era Digital yang Semakin Berkembang

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

April 29, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

DKI Siapkan Enam Halte Lagi untuk Kerja Sama Penamaan

DKI Siapkan Enam Halte Lagi untuk Kerja Sama Penamaan

July 10, 2026
Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Dinyatakan Tidak Terpapar

Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Dinyatakan Tidak Terpapar

May 10, 2026
Respons Jokowi terhadap Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Jumat Pagi

Respons Jokowi terhadap Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa di Jumat Pagi

June 19, 2026
Cara Cegah Campak pada Bayi Sebelum Vaksin 9 Bulan Menurut Dokter Anak

Cara Cegah Campak pada Bayi Sebelum Vaksin 9 Bulan Menurut Dokter Anak

May 2, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Wamenhaj Dahnil Sidak Kemenhaj Jaktim Terbanyak Kasusnya
  • Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri: Masih Dalam Rentang Ideal
  • Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, Publik Diminta Sabar Tunggu Hasil Investigasi KNKT
  • Pria Tidak Boleh Berbusana Wanita pada Perayaan 17 Agustus
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In