• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Saturday, May 9, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Guru Ngaji di Surabaya Tersangka Pencabulan Terhadap 7 Santri

Hardi by Hardi
May 9, 2026
in Wellness & Diet
0
Guru Ngaji di Surabaya Tersangka Pencabulan Terhadap 7 Santri
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang guru ngaji berinisial MZ (22) di Surabaya telah ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga mencabuli tujuh santrinya. Peristiwa ini mengejutkan masyarakat, terutama mengingat posisi MZ sebagai pendidik di lingkungan pesantren.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan bahwa tindakan pencabulan ini terjadi selama kurang lebih satu tahun. Kasus ini mencerminkan masalah serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan tegas dari pihak berwenang.

READ ALSO

Anggota BPK Haerul Saleh Teriak Kebakaran Sebelum Meninggal Dunia

Audiensi KPK dengan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok

Menurut Luthfie, tindakan cabul yang dilakukan MZ terjadi pada santrinya yang masih berusia 10 hingga 15 tahun. Pengakuan pelaku juga mengungkapkan bahwa kecanduan terhadap film porno menjadi salah satu faktor pendorong prilaku menyimpangnya.

Detail Kasus yang Menghentak Publik di Surabaya

Peristiwa ini bermula di sebuah pesantren di kawasan Genteng Kali, Surabaya, yang tidak berfungsi seperti pesantren pada umumnya. Santri di pesantren ini biasanya hanya berada di sana selama weekend, mulai dari Jumat hingga Minggu, dan tidur bersama di dalam kamar.

Luthfie menjelaskan pesantren tersebut relatif kecil dan bukan tempat tinggal permanen bagi santri. Tindakan MZ berlangsung saat malam hari ketika santri sedang tidur, di mana ia membangunkan salah satu korban dan melakukan tindakan cabul.

Menurut informasi, MZ melakukan perbuatan tersebut secara bergantian kepada tujuh santri. Meskipun santri lainnya mengetahui kejadian ini, mereka tidak berani melapor karena rasa takut.

Keberanian Korban dan Tindak Lanjut dari Pihak Berwenang

Akhirnya, satu korban berani melapor, yang kemudian mendorong santri lainnya untuk ikut berbicara. Hal ini menunjukkan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk mengungkapkan pengalaman mereka tanpa rasa takut akan konsekuensi.

Kapolrestabes menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap MZ. Pada pemeriksaan, MZ mengaku terpaksa melakukan pencabulan tersebut karena dorongan nafsu yang dipicu oleh kecanduannya pada film porno.

Sejak berita ini mencuat, tujuh santri yang menjadi korban pencabulan telah mendapatkan pendampingan psikologis dan trauma healing dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat.

Pentingnya Perlindungan Anak dan Tindakan Preventif

Kejadian ini menggarisbawahi betapa pentingnya perlindungan anak dalam lingkungan pendidikan. Upaya preventif harus diutamakan untuk mencegah terulangnya kasus-kasus serupa di masa depan.

Pihak berwenang diharapkan melakukan pemeriksaan mendalam terkait efektivitas pengawasan di pesantren-pesantren, yang seringkali tidak memiliki pengawasan ketat. Penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan seksual harus dilakukan dengan serius agar memberikan efek jera.

Lebih dari itu, penting untuk meningkatkan kesadaran di kalangan orang tua dan masyarakat mengenai bahaya pencabulan serta cara melindungi anak-anak dari predator seksual.

Tags: GuruNgajiPencabulanSantriSurabayaterhadapTersangka

Related Posts

Anggota BPK Haerul Saleh Teriak Kebakaran Sebelum Meninggal Dunia
Wellness & Diet

Anggota BPK Haerul Saleh Teriak Kebakaran Sebelum Meninggal Dunia

May 8, 2026
Audiensi KPK dengan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok
Wellness & Diet

Audiensi KPK dengan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok

May 7, 2026
DPR Minta TNI Dilibatkan dalam Pengkajian Ulang Peserta LPDP
Wellness & Diet

DPR Minta TNI Dilibatkan dalam Pengkajian Ulang Peserta LPDP

May 7, 2026
10 WNI Ditangkap di Saudi karena Dugaan Praktik Haji Ilegal
Wellness & Diet

10 WNI Ditangkap di Saudi karena Dugaan Praktik Haji Ilegal

May 6, 2026
Suami Siram Istri dengan Air Keras Usai Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel
Wellness & Diet

Suami Siram Istri dengan Air Keras Usai Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

May 6, 2026
Waketum PSI Jadi Korban Pemukulan di Jakarta Pusat
Wellness & Diet

Waketum PSI Jadi Korban Pemukulan di Jakarta Pusat

May 5, 2026
Next Post
Tanda Epilepsi Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua Menurut Dokter

Tanda Epilepsi Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua Menurut Dokter

POPULAR NEWS

Prabowo Akan Lantik Pejabat Hari Ini, Qodari Berikan Penjelasan

Prabowo Akan Lantik Pejabat Hari Ini, Qodari Berikan Penjelasan

April 27, 2026
5 Prinsip Kunci Gentle Parenting untuk Tumbuhkan Mandiri dan Percaya Diri pada Anak

5 Prinsip Kunci Gentle Parenting untuk Tumbuhkan Mandiri dan Percaya Diri pada Anak

May 1, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Patricia Gouw Dituding Antivaksin, Suaminya Mendapat Pujian Warganet

Patricia Gouw Dituding Antivaksin, Suaminya Mendapat Pujian Warganet

May 1, 2026
KKB Tembak Dua Warga Sipil di Yahukimo, Pelaku Sedang Dikejar

KKB Tembak Dua Warga Sipil di Yahukimo, Pelaku Sedang Dikejar

April 29, 2026

EDITOR'S PICK

Waktu Layar Anak Tak Perlu Dibatasi, Orangtua Harus Mendampingi

Waktu Layar Anak Tak Perlu Dibatasi, Orangtua Harus Mendampingi

May 4, 2026
Fotografer Viral Singapura Usia 60 Tahun Terlihat Seperti 40, Apa Rahasianya?

Fotografer Viral Singapura Usia 60 Tahun Terlihat Seperti 40, Apa Rahasianya?

May 6, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026
Penjelasan IDAI Tentang Daycare, Istilah Penitipan Anak Dinilai Tidak Tepat

Penjelasan IDAI Tentang Daycare, Istilah Penitipan Anak Dinilai Tidak Tepat

April 30, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Selamat Jalan Vidi Aldiano, Duta Persahabatan yang Menginspirasi
  • 8 Jenis Gangguan Kecemasan pada Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua
  • Tanda Epilepsi Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua Menurut Dokter
  • Guru Ngaji di Surabaya Tersangka Pencabulan Terhadap 7 Santri
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In