• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, May 21, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Asah Otak

IQ Anak Bisa Menurun Karena Hal Sepele Ini, Pesan Penting untuk Orang Tua

Hardi by Hardi
May 4, 2026
in Asah Otak
0
IQ Anak Bisa Menurun Karena Hal Sepele Ini, Pesan Penting untuk Orang Tua
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Isu mengenai rendahnya IQ anak kembali menjadi perhatian setelah sejumlah survei global menunjukkan bahwa Indonesia memiliki rata-rata IQ yang tergolong rendah. Namun, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, Ketua Health Collaborative Centre (HCC) Indonesia, mengingatkan para orang tua untuk tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan bahwa anak-anak mereka kurang pintar.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa penurunan kemampuan kognitif anak sering kali disebabkan oleh masalah-masalah kecil yang sering diabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, IQ tidak sekadar angka, melainkan dipengaruhi oleh banyak faktor yang beragam.

READ ALSO

Antisipasi El Nino Godzilla, Ingatkan 2 Hal Penting untuk Jaga Kesehatan Anak

Ukur Tinggi Badan Anak di Rumah dengan Teknik yang Tepat

Ray menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama yang jarang disadari adalah kurangnya asupan nutrisi yang penting bagi perkembangan otak. Nutrisi yang diperlukan termasuk zat besi, yodium, protein, omega-3, vitamin B12, dan folat, semua ini sangat berpengaruh pada kemampuan kognitif anak.

Fungsi otak yang optimal sangat bergantung pada pemenuhan kebutuhan nutrisi tersebut. Jika anak kekurangan nutrisi, dampaknya dapat terlihat pada konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan mereka untuk belajar dengan baik. Misalnya, anemia kerap disalahartikan sebagai tanda kemalasan, padahal anak yang kekurangan zat besi sebenarnya mengalami kelelahan pada fungsi otak mereka.

“Anemia dan kekurangan gizi tidak hanya menurunkan semangat anak, tetapi juga memperburuk fokus mereka dalam belajar,” jelas Ray. Dia menekankan pentingnya kesadaran orang tua mengenai dampak dari kekurangan gizi terhadap perkembangan anak.

Selain aspek gizi, kualitas tidur juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kognitif. Anak-anak dan remaja yang kurang tidur sering kali menunjukkan penurunan performa akademis yang jelas, kesulitan untuk berkonsentrasi, serta mudah terdistraksi. Tidur yang cukup adalah elemen penting dalam proses pembelajaran dan perkembangan otak.

Memahami kebutuhan anak akan istirahat yang baik adalah kunci untuk mendukung perkembangan mental mereka. Sebuah lingkungan rumah yang mendukung, yang memberikan rasa aman dan nyaman, menunjang kesehatan mental dan kognitif anak.

Peran Lingkungan Rumah dalam Perkembangan Kognitif Anak

Lingkungan keluarga yang penuh tekanan bersifat negatif dan dapat sangat mempengaruhi perkembangan anak. Konflik antar anggota keluarga, tekanan finansial, dan suasana yang tidak kondusif dapat mengganggu stabilitas emosi anak.

Dr. Ray menegaskan bahwa stres di rumah dapat berdampak langsung pada cara anak berpikir dan merespons situasi. Suasana rumah yang tidak mendukung dapat berimplikasi serius pada kesehatan mental serta perkembangan kognitif mereka.

Interaksi positif dalam keluarga dan lingkungan yang aman memberikan dukungan baik untuk pertumbuhan emosi anak. Jika suasana di rumah dapat terkonservasi dengan baik, anak bisa lebih bebas berkembang secara kognitif dan sosial.

Aspek emosi sangat penting dalam perkembangan kognitif anak. Ketidakstabilan emosional dapat membatasi kemampuan anak untuk belajar dan berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, menciptakan suasana positif dan suportif di rumah menjadi prioritas utama.

Dampak Paparan Gadget Terhadap Konsentrasi Anak

Paparan gadget yang berlebihan menjadi salah satu perhatian penting di zaman digital saat ini. Aktivitas seperti scrolling tanpa interaksi sosial tidak memberikan stimulasi yang cukup untuk otak anak, sehingga bisa berdampak negatif pada kemampuan kognitif mereka.

Dalam konteks ini, Dr. Ray juga mengingatkan peran orang tua dalam memastikan penggunaan gadget yang sehat. Pengawasan dalam penggunaan perangkat digital perlu diterapkan untuk menghindari efek buruk pada perkembangan mental anak.

Interaksi yang tidak sehat dengan gadget dapat mengurangi waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar atau berinteraksi dengan teman sebaya. Hal ini bisa jadi penghalang bagi proses belajar dan perkembangan sosial anak.

Orang tua harus berperan aktif dalam membatasi waktu layar serta memilih konten yang mendidik dan interaktif. Dengan cara ini, anak dapat merasakan manfaat dari teknologi tanpa mengorbankan perkembangan kognitif dan sosial mereka.

Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Kesehatan Mental Anak

Nutrisi seimbang merupakan faktor vital yang mendukung perkembangan mental dan fisik anak. Asupan yang baik menjadi fondasi bagi pertumbuhan otak serta kemampuan kognitif yang optimal.

Vitamin dan mineral seperti zat besi dan omega-3 sangat penting untuk menjaga kesehatan otak. Kekurangan nutrisi ini dapat merugikan anak secara langsung dalam proses belajar dan konsentrasi.

Penting bagi orang tua untuk memahami jenis makanan yang kaya akan nutrisi dan bagaimana cara menyediakannya setiap hari. Mengajak anak untuk terlibat dalam proses memilih dan memasak makanan sehat dapat meningkatkan minat mereka pada gizi yang baik.

Kesehatan mental yang baik berawal dari nutrisi yang tepat. Dengan mengonsumsikan makanan yang kaya gizi, anak-anak tidak hanya dapat belajar dengan baik, tetapi juga tumbuh menjadi individu yang sehat secara emosional dan fisik.

Tags: AnakBisaHalIniKarenaMenurunOrangPentingPesanSepeleTuauntuk

Related Posts

Antisipasi El Nino Godzilla, Ingatkan 2 Hal Penting untuk Jaga Kesehatan Anak
Asah Otak

Antisipasi El Nino Godzilla, Ingatkan 2 Hal Penting untuk Jaga Kesehatan Anak

May 21, 2026
Ukur Tinggi Badan Anak di Rumah dengan Teknik yang Tepat
Asah Otak

Ukur Tinggi Badan Anak di Rumah dengan Teknik yang Tepat

May 20, 2026
Cara Meningkatkan Tinggi Badan Anak Secara Optimal dengan Cukupi Kalsium
Asah Otak

Cara Meningkatkan Tinggi Badan Anak Secara Optimal dengan Cukupi Kalsium

May 20, 2026
Tempat Belajar Hukum yang Melanggar Ketentuan Hukum
Asah Otak

Tempat Belajar Hukum yang Melanggar Ketentuan Hukum

May 19, 2026
Kurang Tidur Dapat Menghambat Pertumbuhan Tinggi Badan Anak, Ini Penjelasan Dokter
Asah Otak

Kurang Tidur Dapat Menghambat Pertumbuhan Tinggi Badan Anak, Ini Penjelasan Dokter

May 19, 2026
Penyebab Anak Sulit Pintar yang Sering Diabaikan Bukan Karena Malas Belajar
Asah Otak

Penyebab Anak Sulit Pintar yang Sering Diabaikan Bukan Karena Malas Belajar

May 18, 2026
Next Post
Kasus Bunuh Diri Tertinggi Berdasarkan 5 Jenis Profesi, Petani Paling Banyak

Kasus Bunuh Diri Tertinggi Berdasarkan 5 Jenis Profesi, Petani Paling Banyak

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Saat Bertugas di Kemhan

Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Saat Bertugas di Kemhan

April 27, 2026
Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

April 29, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026
Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

Kritik Mahasiswa terhadap Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

James Van Der Beek Meninggal Dunia, Istri Ceritakan Detik-Detik Terakhirnya

James Van Der Beek Meninggal Dunia, Istri Ceritakan Detik-Detik Terakhirnya

May 17, 2026
Jarak Minum Susu dan Makan yang Dekat Ganggu Penyerapan Zat Besi

Jarak Minum Susu dan Makan yang Dekat Ganggu Penyerapan Zat Besi

May 16, 2026
Ceri Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri

Ceri Buah Kaya Antioksidan Favorit Putri

May 18, 2026
Operasi SAR Kecelakaan Kereta Selesai, Tidak Ada Korban Lain Ditemukan

Operasi SAR Kecelakaan Kereta Selesai, Tidak Ada Korban Lain Ditemukan

April 28, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Gen Z Lebih Takut Mati Muda Dibanding Hidup Melarat
  • AI Sebagai Mitra Baru dalam Pengasuhan, Psikolog Ungkap Perubahan Signifikan
  • Antisipasi El Nino Godzilla, Ingatkan 2 Hal Penting untuk Jaga Kesehatan Anak
  • Menko Polkam Pastikan Negara Usaha Bebaskan WNI yang Diculik Israel
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In