• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, November 5, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Asah Otak

Dampak Mengikat Kaki Bayi bagi Tumbuh Kembang dan Tanda Bahayanya di Viral Daycare

Hardi by Hardi
May 7, 2026
in Asah Otak
0
Dampak Mengikat Kaki Bayi bagi Tumbuh Kembang dan Tanda Bahayanya di Viral Daycare
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus yang terjadi di Daycare Little Aresha di Yogyakarta baru-baru ini telah memicu perhatian luas di masyarakat, terutama di kalangan orang tua. Dugaan praktik mengikat kaki bayi yang dilakukan di tempat tersebut mengundang kekhawatiran akan dampaknya terhadap tumbuh kembang anak.

Praktik pembatasan gerak pada bayi tidak hanya dicap sebagai masalah sepele, tetapi dapat menimbulkan konsekuensi yang serius. Para ahli menggarisbawahi pentingnya memberikan kebebasan bergerak bagi bayi demi mendukung proses tumbuh kembang yang optimal.

READ ALSO

Rekomendasi Tas Diaper Multifungsi untuk Perlengkapan Bayi yang Praktis

Tolak Linu Sleep, Solusi Herbal untuk Tidur Nyenyak dan Segar di Pagi Hari

Ketua Health Collaborative Center (HCC), dr. Ray Wagiu Basrowi, menekankan bahwa kebebasan bergerak adalah hal yang fundamental bagi bayi. Gerakan yang dilakukan oleh bayi, seperti menendang, berguling, dan merangkak, merupakan bagian penting dari proses belajar mereka yang harus diberikan kesempatan untuk berkembang.

“Setiap gerakan adalah bagian dari stimulasi motorik yang krusial,” tambah Ray. Mengikat kaki bayi bisa menghambat kemampuan motorik kasar mereka, dan hal ini dapat mengurangi kesempatan untuk mengembangkan otot serta koordinasi.

Keadaan ini, jika terus berlanjut, dapat mengganggu tahapan perkembangan berikutnya, termasuk kemampuan untuk berdiri dan berjalan. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan tersebut.

Kesehatan Fisik dan Perkembangan Motorik Bayi

Pembatasan gerakan pada bayi tidak hanya berdampak pada perkembangan motoriknya, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan otak. Ketika bayi diberi kesempatan untuk bergerak, otak mereka dapat membangun koneksi yang diperlukan antara kemampuan sensorik dan motorik.

“Eksplorasi adalah cara yang alami bagi bayi untuk belajar tentang dunia di sekitar mereka,” ungkap Ray. Jika gerakan-si kecil dibatasi, maka pengalaman belajar yang mereka dapatkan dalam tahap-tahap awal kehidupannya juga berkurang.

Lebih jauh, aspek emosional bayi juga terpengaruh. Anak-anak yang terikat cenderung merasa tidak nyaman bahkan berisiko mengalami stres akibat kehilangan rasa aman. Hal ini dapat menyebabkan mereka panik dan cenderung berteriak berlebihan.

Pentingnya Kebebasan Dalam Proses Pembelajaran Bayi

Dalam jangka panjang, pembatasan ini juga bisa memengaruhi kelekatan (attachment) dan rasa percaya mereka terhadap lingkungan. Bayi yang tidak merasa nyaman atau aman dapat mengalami kesulitan dalam hubungan sosial di masa depan.

Risiko fisik dari mengikat kaki juga harus menjadi perhatian. Tekanan berlebih bisa mengganggu sirkulasi darah dan berpotensi menimbulkan bekas merah, lecet, hingga nyeri di bagian tubuh yang terikat.

Dalam beberapa situasi yang ekstrem, bayi dapat mengalami mati rasa akibat tekanan yang tidak seharusnya. “Hal-hal sederhana seperti ini sering dianggap remeh tetapi bisa menyebabkan masalah serius jika berlangsung terus-menerus,” tegas Ray.

Pengaruh Terhadap Kualitas Tidur Bayi

Kualitas tidur bayi juga berpotensi terganggu karena keterbatasan gerak. Sebagaimana kita tahu, bayi memerlukan posisi tidur yang nyaman dan fleksibel agar dapat beristirahat dengan optimal.

Jika gerakan mereka dibatasi, bayi menjadi lebih gelisah, sering terbangun, dan akhirnya tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup. Ini dapat menyebabkan dampak negatif yang berkepanjangan terhadap kesehatan mereka.

Penting bagi orang tua untuk peka terhadap sinyal-sinyal bahaya. Terutama ketika anak dititipkan di daycare, ada beberapa tanda yang perlu dicermati, seperti ketakutan saat ditinggal dan perubahan pola tidur atau nafsu makan.

Tanda-tanda Bahaya yang Perlu Diketahui Orang Tua

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah munculnya bekas luka atau lebam, serta perilaku menangis berlebihan saat dijemput. “Setiap perubahan yang signifikan dalam perilaku anak harus mendapat perhatian serius,” ungkap Ray.

Jika orang tua melihat adanya tanda-tanda yang mencurigakan, disarankan untuk tidak mengabaikannya. Itu bisa menjadi sinyal bahwa anak merasa tidak nyaman atau mengalami suatu hal yang tidak baik di lingkungan daycare.

Sebagai langkah pencegahan, orang tua disarankan untuk secara rutin memeriksa kondisi fisik anak. Mengamati adanya perubahan perilaku dan menjaga komunikasi yang baik dengan pihak daycare juga sangat disarankan.

Melakukan kunjungan mendadak ke daycare bisa menjadi langkah yang bijak untuk memastikan bahwa lingkungan tempat anak diasuh sesuai dengan standar yang diharapkan. “Keberanian untuk bertanya dan melindungi anak adalah hal yang penting.” pungkas Ray.

Tags: bagiBahayanyaBayiDampakdanDaycareKakiKembangMengikatTandaTumbuhViral

Related Posts

Rekomendasi Tas Diaper Multifungsi untuk Perlengkapan Bayi yang Praktis
Asah Otak

Rekomendasi Tas Diaper Multifungsi untuk Perlengkapan Bayi yang Praktis

October 28, 2026
Overthinking Mengganggu Tidur? Ciptakan Rutinitas Tidur yang Baik Bersama Tolak Linu
Asah Otak

Tolak Linu Sleep, Solusi Herbal untuk Tidur Nyenyak dan Segar di Pagi Hari

October 10, 2026
Overthinking Mengganggu Tidur? Ciptakan Rutinitas Tidur yang Baik Bersama Tolak Linu
Asah Otak

Overthinking Mengganggu Tidur? Ciptakan Rutinitas Tidur yang Baik Bersama Tolak Linu

October 7, 2026
Jenis dan Jumlah yang Direkomendasikan per Hari
Asah Otak

Jenis dan Jumlah yang Direkomendasikan per Hari

August 31, 2026
Digelar Healthkathon 2026, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan AI Perkuat JKN
Asah Otak

Digelar Healthkathon 2026, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan AI Perkuat JKN

August 22, 2026
Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas untuk Konsumen Indonesia
Asah Otak

Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas untuk Konsumen Indonesia

August 12, 2026
Next Post
Tragedi Anak SD Gantung Diri di NTT, Menkes Tanggapi Krisis Kesehatan Mental Anak

Tragedi Anak SD Gantung Diri di NTT, Menkes Tanggapi Krisis Kesehatan Mental Anak

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Pramono Dilantik Sebagai Wakil Ketua C40 Forum Kota Global untuk Aksi Iklim

Pramono Dilantik Sebagai Wakil Ketua C40 Forum Kota Global untuk Aksi Iklim

May 23, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Korban Tewas Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Menjadi 5 Orang

Korban Tewas Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Menjadi 5 Orang

August 2, 2026
Panduan Memilih Daycare yang Aman dan 5 Aspek Penting untuk Orang Tua Cek

Panduan Memilih Daycare yang Aman dan 5 Aspek Penting untuk Orang Tua Cek

May 6, 2026
IU dan Lee Jong Suk Berpisah Setelah 4 Tahun: Ciri-ciri Hubungan Sehat

IU dan Lee Jong Suk Berpisah Setelah 4 Tahun: Ciri-ciri Hubungan Sehat

July 10, 2026
Pindah Partai Sekali Cukup, Saya Pilih Tetap di Gerindra

Pindah Partai Sekali Cukup, Saya Pilih Tetap di Gerindra

October 4, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Hailey Bieber Mengalami PMDD Setelah Melahirkan, Kenali Gejala dan Penanganannya
  • GKR Hemas Dorong DPD Aktif Temui Menteri untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat
  • Penjelasan Jokowi tentang Font Times New Roman di Skripsi UGM Tahun 1985
  • Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Tujuh Polisi Dimutasi
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In