• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, September 7, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Kebakaran Lahan 1260 Hektare di Kaltim, Mayoritas Milik Perusahaan

Hardi by Hardi
August 24, 2026
in Berita Sehat
0
Desakan Komisi IV Agar Penanganan Karhutla Kalimantan Jadi Prioritas Nasional
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin mengkhawatirkan. Hingga akhir pekan lalu, tercatat 430 kejadian Karhutla dengan total luas terdampak mencapai 1.260,92 hektare, mayoritas merupakan lahan milik perusahaan.

Rekapitulasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim menunjukkan bahwa dari total lahan yang terdampak, sekitar 1.197,37 hektare adalah lahan, 32,84 hektare adalah hutan, dan 30,71 hektare adalah kebun.

READ ALSO

Gunung Anak Krakatau Terus Melakukan Erupsi

Foto Jakarta Atasi Jalan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berdasarkan informasi dari Pelaksana Harian (Plh) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto, saat ini kebakaran yang terjadi lebih banyak terjadi di area lahan daripada di hutan. Hal ini menunjukkan bahwa masalah ini lebih besar terkait dengan aktivitas perusahaan.

Dominasi Kebakaran di Lahan Perusahaan dan Wilayah Terdampak

Sugeng menjelaskan bahwa area yang paling terdampak kebakaran adalah di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), yang mencatat luas lahan terbakar hingga mencapai 366,70 hektare. Kebakaran ini sebagian besar terjadi di lahan perkebunan dan lahan warga.

Sementara itu, data yang dihasilkan oleh BPBD sering kali menunjukkan perbedaan dibandingkan dengan informasi dari Dinas Kehutanan. Ini menjadi perhatian, mengingat pentingnya akurasi data dalam penanganan kebakaran hutan.

Dalam hal ini, Sugeng menekankan bahwa data yang lebih relevan tentang kebakaran di kawasan hutan lebih mengacu pada laporan dari Dinas Kehutanan. Oleh karena itu, kerjasama antara dua lembaga ini menjadi sangat diperlukan.

Kondisi Terkini dan Kebijakan Penanganan Karhutla

Dari sepuluh kabupaten/kota yang ada di Kaltim, Kukar menjadi wilayah dengan jumlah kejadian kebakaran terbanyak, yaitu 47 kejadian dengan total luas mencapai 369,88 hektare. Diikuti oleh Kutai Barat yang mengalami 71 kejadian, dan Paser yang mengeksplorasi 105 kejadian dengan luas terbakar 268,68 hektare.

Sugeng juga menyatakan bahwa data mengenai kebakaran hutan bersifat dinamis dan dapat berubah kapan saja. Oleh karena itu, BPBD berusaha untuk tetap menggunakan data yang konsisten sebagai referensi.

Seiring dengan meningkatnya jumlah kejadian Karhutla, pemerintah daerah tengah bersiap untuk meningkatkan status penanganan bencana. Saat ini, Kaltim berstatus siaga bencana.

Persiapan Meningkatkan Status Menjadi Siaga Darurat

Sugeng menyatakan bahwa langkah-langkah sedang diambil untuk meningkatkan status tersebut menjadi siaga darurat bencana. Persiapan ini termasuk pelaksanaan surat keputusan untuk memfasilitasi langkah lebih lanjut dalam penanganan kebakaran.

Beberapa daerah di Kaltim juga sudah berada di status siaga darurat, termasuk Kabupaten Paser yang sedang bersiap untuk beralih ke status tanggap darurat. Peningkatan ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah kebakaran yang semakin kompleks.

Per akhir pekan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa total luas kebakaran hutan di Indonesia telah mencapai 72.798 hektare, dengan Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan area kebakaran terbesar.

Koordinasi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Penanganan Bencana

Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa Presiden sedang memimpin rapat untuk mengevaluasi penanganan Karhutla dan juga pascagempa di Nusa Tenggara Timur. Rapat dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Panglima TNI dan sejumlah kepala staf angkatan.

Pemerintah pusat telah menginstruksikan berbagai langkah untuk mendukung daerah-daerah yang terdampak, termasuk pengiriman pesawat water bombing dan mobilisasi personel tambahan untuk membantu penanggulangan kebakaran.

Salah satu langkah yang diambil adalah penambahan 17 pesawat water bombing yang akan dikerahkan ke Kalimantan, bersama dengan 1.500 personel tambahan yang akan mendukung upaya pemadaman. Ini adalah respons langsung terhadap meningkatnya frekuensi kebakaran.

Tags: HektareKaltimKebakaranLahanMayoritasMilikPerusahaan

Related Posts

Gunung Anak Krakatau Terus Melakukan Erupsi
Berita Sehat

Gunung Anak Krakatau Terus Melakukan Erupsi

September 7, 2026
Foto Jakarta Atasi Jalan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Berita Sehat

Foto Jakarta Atasi Jalan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 6, 2026
Lava Pijar yang Dimuntahkan Gunung Anak Krakatau dalam Foto
Berita Sehat

Lava Pijar yang Dimuntahkan Gunung Anak Krakatau dalam Foto

September 6, 2026
Tinjauan Mendagri tentang Bedah Rumah Bukit Duri dan Dukungan Pemda untuk Percepatan
Berita Sehat

Tinjauan Mendagri tentang Bedah Rumah Bukit Duri dan Dukungan Pemda untuk Percepatan

September 5, 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Dihimbau Jauhi Radius 3 Km
Berita Sehat

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Dihimbau Jauhi Radius 3 Km

September 5, 2026
TNI Tanggapi Prajurit BAIS Teror Air Keras Andrie Yunus yang Lolos Pemecatan
Berita Sehat

TNI Tanggapi Prajurit BAIS Teror Air Keras Andrie Yunus yang Lolos Pemecatan

September 4, 2026
Next Post
Lahan Kosong 2 Hektare di Tallasa City Makassar Terbakar

Lahan Kosong 2 Hektare di Tallasa City Makassar Terbakar

POPULAR NEWS

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Kisah Pilu Obesitas yang Merenggut Nyawa Kakak Dokter Gizi Putri Sakti

Kisah Pilu Obesitas yang Merenggut Nyawa Kakak Dokter Gizi Putri Sakti

May 10, 2026
Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

April 29, 2026

EDITOR'S PICK

Alasan Nanik S Deyang Berobat ke Luar Negeri Bukan Karena Tidak Percaya Dokter Indonesia

Alasan Nanik S Deyang Berobat ke Luar Negeri Bukan Karena Tidak Percaya Dokter Indonesia

July 22, 2026
Alumni LPDP Viral, Psikiater Bahas Faktor Psikologis Keluhan Stres Menjadi WNI

Alumni LPDP Viral, Psikiater Bahas Faktor Psikologis Keluhan Stres Menjadi WNI

May 6, 2026
Pengasuh Ponpes Pekalongan Diduga Menyebabkan Puluhan Santriwati Diculik

Pelecehan Seksual di Grup Chat Unesa dan Konten AI yang Tidak Etis

July 20, 2026
Kemenhaj Tinjau Kesiapan Armuzna dengan Fasilitas Toilet yang Jadi Sorotan

Kemenhaj Tinjau Kesiapan Armuzna dengan Fasilitas Toilet yang Jadi Sorotan

May 10, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Gunung Anak Krakatau Terus Melakukan Erupsi
  • Polri Sambut Penumpang dengan Snack di Bandara Soekarno-Hatta
  • Cara Mendorong Anak Tanpa Membuatnya Tertekan Menurut Cynthia dan Janelle
  • Foto Jakarta Atasi Jalan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In