• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, October 21, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi di Rejang Lebong

Hardi by Hardi
October 20, 2026
in Wellness & Diet
0
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi di Rejang Lebong
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan dua tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan praktik suap di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan daerah lain di Provinsi Bengkulu. Penetapan tersangka ini menandakan langkah serius dalam menuntaskan masalah korupsi yang terus meresahkan masyarakat.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa kedua tersangka tersebut adalah Eko Yusanto, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Cahaya Mas Cemerlang, dan B Daditama, mantan Wakil Ketua I DPD Partai Amanat Nasional Rejang Lebong. Keterangan ini disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Jakarta pada hari Selasa.

READ ALSO

Pembangunan Jakarta yang Berpihak pada Kelompok Rentan Didorong oleh Gubernur DKI

KSP Sigit Tanggapi Kasus Tembakan Antar Polisi di Pondok Cabe

Dalam pernyataannya, Budi Prasetyo menambahkan bahwa kedua tersangka telah hadir untuk menjalani pemeriksaan di KPK pada hari yang sama. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menguak lebih dalam jaringan korupsi yang melibatkan para pelaku bisnis dan politik di wilayah tersebut.

Profil Kasus Korupsi di Rejang Lebong dan Bengkulu

Kasus yang sedang diselidiki ini merupakan hasil lanjutan dari penyidikan dugaan korupsi yang terjadi dalam proyek di Kabupaten Rejang Lebong. Dengan alokasi anggaran Tahun 2025-2026, kasus ini melibatkan banyak pihak, termasuk pejabat tinggi daerah dan pengusaha.

Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, juga menjadi salah satu yang terjerat dalam perkara ini, menunjukkan betapa kompleks dan melibatkan banyak aktor dalam kasus korupsi ini. Investigasi yang berjalan saat ini mengungkapkan bahwa ada pihak swasta yang juga diduga terlibat dalam praktik suap terkait proyek di Pemkot Bengkulu.

Sejak awal penyelidikan, KPK telah melaksanakan beberapa tindakan yang diperlukan, termasuk penggeledahan untuk mencari barang bukti yang relevan. Proses ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa semua bukti yang ada dapat digunakan dalam sidang nanti.

Proses Penyidikan dan Temuan KPK Terkait Kasus Ini

Dalam penyidikan yang sedang berlangsung, KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan di lokasi-lokasi yang dicurigai terlibat dalam praktik korupsi. Salah satu tempat yang menjadi sasaran adalah rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu.

Dari penggeledahan tersebut, KPK berhasil menemukan dan menyita uang tunai sejumlah Rp4 miliar. Temuan ini sangat signifikan dan memperkuat dugaan bahwa terjadi praktik suap dalam proyek-proyek yang dikelola pemerintah daerah.

KPK juga menerapkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) sebagai bagian dari langkah hukum untuk menangani kasus dugaan korupsi di Kota Bengkulu. Langkah ini menunjukkan ketegasan KPK dalam memberantas korupsi, meski tantangan tetap ada.

Dampak Korupsi terhadap Masyarakat dan Pembangunan Daerah

Korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang terhadap masyarakat dan pembangunan daerah. Kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa ambruk jika kasus-kasus semacam ini tidak ditangani dengan serius.

Sektor-sektor yang seharusnya mendapatkan perhatian dan anggaran untuk pembangunan sering kali terganggu akibat praktik korupsi. Proyek yang direncanakan dengan baik bisa terhambat karena alokasi dana yang tidak transparan dan tidak sesuai tujuan sebenarnya.

Selain itu, kasus-kasus seperti ini dapat menciptakan ketidakadilan sosial, di mana hanya segelintir orang yang mendapatkan manfaat sementara masyarakat luas harus menanggung dampak negatif. Oleh karena itu, keterbukaan dalam sistem pemerintahan menjadi sangat penting.

Kesadaran masyarakat untuk melaporkan praktik korupsi juga perlu ditingkatkan agar KPK dan lembaga lainnya dapat lebih cepat merespon. Ada kebutuhan mendesak untuk menciptakan budaya anti-korupsi di semua aspek kehidupan.

Tags: BarudalamDuaKasusKorupsiKPKLebongRejangTersangkaTetapkan

Related Posts

Pembangunan Jakarta yang Berpihak pada Kelompok Rentan Didorong oleh Gubernur DKI
Wellness & Diet

Pembangunan Jakarta yang Berpihak pada Kelompok Rentan Didorong oleh Gubernur DKI

October 20, 2026
KSP Sigit Tanggapi Kasus Tembakan Antar Polisi di Pondok Cabe
Wellness & Diet

KSP Sigit Tanggapi Kasus Tembakan Antar Polisi di Pondok Cabe

October 19, 2026
Pemetaan 44 Area Terbakar di Sumsel Diduga Terkait Perluasan Lahan
Wellness & Diet

Pemetaan 44 Area Terbakar di Sumsel Diduga Terkait Perluasan Lahan

October 19, 2026
Soroti Etika dan Integritas sebagai Landasan Regenerasi Humas PERHUMAS
Wellness & Diet

Soroti Etika dan Integritas sebagai Landasan Regenerasi Humas PERHUMAS

October 18, 2026
110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Kebakaran Hutan, Semua Selamat
Wellness & Diet

110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Kebakaran Hutan, Semua Selamat

October 18, 2026
Aktivitas Sinabung Naik, Pemkab Karo Keluarkan Imbauan untuk Warga
Wellness & Diet

Status Gunung Sinabung Berubah dari Level Siaga Menjadi Waspada

October 17, 2026
Next Post
Karhutla Jatim Mencapai 7363 Hektare, 79 Persen Terjadi di Kawasan Konservasi

Karhutla Jatim Mencapai 7363 Hektare, 79 Persen Terjadi di Kawasan Konservasi

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Pilot Malaysia Ditangkap Karena Narkoba Bawa Botol Urine Kamuflase

Pilot Malaysia Ditangkap Karena Narkoba Bawa Botol Urine Kamuflase

August 3, 2026
Penambahan Honorer Jadi Beban dan Ancaman bagi Daerah

Penambahan Honorer Jadi Beban dan Ancaman bagi Daerah

June 9, 2026
Kondisi Upaya Pemadaman Kebakaran di TPA Jatiwaringin Tangerang

Kondisi Upaya Pemadaman Kebakaran di TPA Jatiwaringin Tangerang

July 3, 2026
Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah oleh Jaksa Agung

Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah oleh Jaksa Agung

August 4, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Dylan Sprouse Suami Barbara Palvin Bagikan Pengalaman Menjadi Ayah
  • Karhutla Jatim Mencapai 7363 Hektare, 79 Persen Terjadi di Kawasan Konservasi
  • KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi di Rejang Lebong
  • Tips Menjaga Body Setelah Melahirkan ala Model Barbara Palvin
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In