• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, October 2, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Peringatan 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan: Tidak Melupakan dan Menuntut Keadilan

Hardi by Hardi
October 1, 2026
in Berita Sehat
0
Peringatan 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan: Tidak Melupakan dan Menuntut Keadilan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada malam Kamis, 1 Oktober, suasana di depan Balai Kota Malang menjadi hening saat ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat dan Aremania berkumpul untuk memperingati tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 135 orang. Aksi teatrikal ini tidak hanya pengingat akan kelamnya peristiwa tersebut, tetapi juga sebagai upaya untuk terus menuntut keadilan bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Mereka datang dengan membawa poster bertuliskan “Justice for 135+” dan “Stop Talking About Kanjuruhan”. Lilin-lilin dinyalakan, mengelilingi kaus bertuliskan “Justice For The 135+”. Pembacaan nama-nama korban diiringi dengan lantunan Al-Fatihah menambah kesedihan suasana, di mana setiap nama yang dipanggil dimasukkan ke dalam wadah hitam yang diangkat oleh boneka kayu.

READ ALSO

Puan Jelaskan Mengapa Fit & Proper Test Calon Kapolri Dilaksanakan dengan Cepat

Gus Mus JK Ma’ruf Amin dan Istri Gus Dur

Koordinator aksi, Eko, menyatakan pentingnya mengingat tragedi ini agar tidak hilang dari ingatan publik. Ia menekankan bahwa keadilan masih belum berpihak kepada korban meski berbagai langkah hukum telah diupayakan selama empat tahun terakhir.

Mengingat Kembali Tragedi Kanjuruhan yang Mengguncang Indonesia

Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 setelah pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya. Ketika peluit panjang dibunyikan, situasi di dalam stadion berubah menjadi kacau setelah aparat kepolisian melepaskan gas air mata. Hal ini menyebabkan kepanikan dan mengakibatkan lebih dari 135 orang tewas serta ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Sejak peristiwa tersebut, proses hukum berjalan lamban dan seringkali mengecewakan keluarga korban. Banyak pertanyaan yang muncul mengenai bagaimana tragedi ini bisa terjadi dan siapa yang sebenarnya bertanggung jawab. Proses ini tampaknya tidak sejalan dengan harapan para korban dan masyarakat luas.

Fanda, salah satu perwakilan Aremania, menyoroti vonis ringan yang dijatuhkan kepada para terdakwa, yang dirasa tidak sebanding dengan jumlah korban jiwa. Ia mengkhawatirkan bahwa pemerintah akan mengabaikan luka mendalam dari tragedi tersebut.

Langkah Hukum yang Nampak Buntu dan Harapan Keluarga Korban

Selama empat tahun, keluarga korban telah melakukan upaya litigasi dan non-litigasi untuk mencari keadilan. Namun, hasilnya seringkali tidak memuaskan. Eko menegaskan, meski ada restitusi yang diberikan, hal tersebut tidak cukup untuk mengobati luka fisik dan emosional yang ditanggung oleh keluarga korban.

Memburuknya situasi hukum membuat massa mengalihkan fokus pada kampanye moral, berupaya untuk memastikan tragedi ini tidak dilupakan. Mereka merasakan bahwa suara mereka perlu didengar dan penderitaan yang dihasilkan tidak boleh dianggap remeh.

Fanda juga mempertanyakan penegakan hukum yang lamban, terutama dalam mengungkap aktor intelektual di balik tragedi ini. Menurutnya, harus ada kejelasan mengenai siapa yang bertanggung jawab agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Pentingnya Memperjuangkan Keadilan dan Keselamatan Publik

Kejadian tragis ini membuka mata banyak orang mengenai pentingnya keselamatan dalam setiap acara publik, terutama pertandingan olahraga. Majelis hakim dalam kasus ini menyatakan bahwa pihak-pihak terkait telah mengabaikan keselamatan penonton dengan tidak memenuhi permintaan untuk memajukan jadwal pertandingan demi alasan keamanan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang komitmen penyelenggara dalam menjamin keselamatan. Seharusnya keselamatan penonton dan pemain menjadi prioritas utama, bukan sekadar kepentingan bisnis semata.

Keputusan hakim untuk meningkatkan hukuman bagi beberapa terdakwa menunjukkan bahwa ada ikhtiar untuk mempertanggungjawabkan tindakan yang mengakibatkan banyak nyawa melayang. Namun, masih ada pihak yang belum mendapat hukuman, dan hal ini masih menjadi catatan buruk dalam penegakan hukum.

Tags: danKanjuruhanKeadilanMelupakanMenuntutPeringatanTahunTidakTragedi

Related Posts

Puan Jelaskan Mengapa Fit & Proper Test Calon Kapolri Dilaksanakan dengan Cepat
Berita Sehat

Puan Jelaskan Mengapa Fit & Proper Test Calon Kapolri Dilaksanakan dengan Cepat

October 1, 2026
Gus Mus JK Ma’ruf Amin dan Istri Gus Dur
Berita Sehat

Gus Mus JK Ma’ruf Amin dan Istri Gus Dur

September 30, 2026
Flu Ringan Perlu Istirahat dan Antivirus untuk Kasus yang Lebih Serius
Berita Sehat

Flu Ringan Perlu Istirahat dan Antivirus untuk Kasus yang Lebih Serius

September 30, 2026
Mobil Pemadam Kebakaran Terbalik di Pangkep Sulsel Mengakibatkan 2 Kematian Personel
Berita Sehat

Mobil Pemadam Kebakaran Terbalik di Pangkep Sulsel Mengakibatkan 2 Kematian Personel

September 29, 2026
DVI Kesulitan Identifikasi Jasad Korban KM Virgo
Berita Sehat

DVI Kesulitan Identifikasi Jasad Korban KM Virgo

September 29, 2026
Bos Hanania Diperiksa Polda Metro Terkait Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Berita Sehat

146 Jemaah Lapor Dugaan Penipuan Umrah Murah ke Polda Jatim

September 28, 2026

POPULAR NEWS

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026

EDITOR'S PICK

Pimpinan DPRD Deli Serdang Tersangka Pencemaran Nama Baik Ketua DPRD Sumut

Pimpinan DPRD Deli Serdang Tersangka Pencemaran Nama Baik Ketua DPRD Sumut

May 4, 2026
Pengawasan Gizi pada SPPG Tidak Ada

Pengawasan Gizi pada SPPG Tidak Ada

May 14, 2026
Minum Air Banjir dan Terpisah dari Anak, Kenangan Membekas Saat Bencana Aceh

Minum Air Banjir dan Terpisah dari Anak, Kenangan Membekas Saat Bencana Aceh

May 22, 2026
SPPG Batang Ditegur Setelah Keracunan, SPPG Tulungagung Dihentikan

SPPG Batang Ditegur Setelah Keracunan, SPPG Tulungagung Dihentikan

September 26, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Peringatan 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan: Tidak Melupakan dan Menuntut Keadilan
  • Serah Terima Jabatan Kapolri dan Wakapolri Dilaksanakan Besok di Mabes Polri
  • Puan Jelaskan Mengapa Fit & Proper Test Calon Kapolri Dilaksanakan dengan Cepat
  • Suyudi Resmi Calon Tunggal Kapolri Menggantikan Listyo
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In