• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, October 8, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Pria Bandung Diduga Membunuh Ibu Tiri dengan Alat Setrum dan Pisau

Hardi by Hardi
September 27, 2026
in Berita Sehat
0
Pria Bandung Diduga Membunuh Ibu Tiri dengan Alat Setrum dan Pisau
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di sebuah lingkungan yang tampak normal, tragedi seringkali bersembunyi di balik senyuman. Kasus pembunuhan yang melibatkan seorang ibu dan anak tiri di Bandung mengguncang masyarakat serta meninggalkan banyak tanda tanya.

Korban yang bernama Apriyanti, seorang wanita berusia 53 tahun, ditemukan tewas mengenaskan setelah diserang oleh anak tirinya, DH yang berusia 32 tahun. Peristiwa tragis ini terjadi di kediaman mereka di Jalan Pamitran, Kecamatan Panyileukan, pada sore hari yang kelam.

READ ALSO

FOTO: Tampak Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

Tri Budi Utomo Resmi Menjadi Wakil KSAD

Pelaku mengklaim saat itu ia mengendalikan situasi dengan menggunakan alat kejutan listrik sebelum melakukan serangan brutal menggunakan pisau dapur. Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, terutama mengingat hubungan keluarga yang seharusnya saling melindungi dan mendukung satu sama lain.

Penyelidikan Awal yang Menggugah Keprihatinan

Kepala Polsek Panyileukan, AKP Anang Sunarya, memberikan keterangan bahwa kejadian itu berlangsung saat korban sedang duduk di ruang tamu. Suami korban, yang juga ayah pelaku, tengah bekerja di luar rumah pada saat kejadian.

Menurut keterangan dari Anang, DH awalnya melumpuhkan korban dengan alat setrum, sebelum menghabisi nyawanya dengan beberapa tusukan. Tindakan kejam ini menciptakan kekhawatiran mendalam, terutama tentang kesehatan mental yang mungkin dialami pelaku.

Setelah melakukan aksi brutalnya, DH hanya duduk terdiam di dalam rumah. Hal ini menimbulkan kecurigaan dari tetangga sekitar, yang akhirnya melaporkan kepada pihak berwajib.

Menyusuri Motif di Balik Kejadian Tragis

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, polisi menemukan bahwa dendam pribadi menjadi pendorong utama di balik tindakan ini. DH mengaku seringkali tidak diberi makan oleh korban, yang seharusnya menjadi figur pelindung dan penyokong dalam keluarga.

Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan indikasi lain yang mencolok, yaitu motif penguasaan aset. DH berkeinginan untuk memiliki rumah yang ditempatinya saat ini, yang menjadi bagian dari latar belakang kejadian kekerasan tersebut.

Pernyataan Anang menambahkan bahwa keinginan untuk mendapatkan harta benda bisa menjadi pendorong yang sangat berbahaya, terutama ketika seseorang tidak memiliki cara lain untuk memperolehnya.

Pascakejadian dan Penanganan Hukum

Setelah kejadian tersebut, korban Apriyanti segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, usaha medis untuk menyelamatkan nyawanya tidak berhasil, dan korban dinyatakan meninggal dunia dengan sejumlah luka serius.

Jasad Apriyanti kini disimpan di Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan medis ini penting guna mendukung proses penyidikan hukum yang sedang berlangsung.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian mengarahkan penyelidikan kepada rekam jejak pelaku. Upaya ini tak hanya bertujuan untuk mencari keadilan bagi korban, tetapi juga untuk memahami akar permasalahan yang ada dalam keluarga.

Pasca dilakukan penangkapan, DH kini dalam pengawasan di Mapolsek Panyileukan. Tim penyidik terus melengkapi berkas perkara dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk memperkuat bukti hukum di pengadilan. Selain itu, langkah-langkah preventif tentunya diperlukan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kejadian tragis ini tidak hanya mengguncang keluarga yang terlibat, tetapi juga masyarakat luas. Ini menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi dalam keluarga dan kehadiran dukungan dari orang-orang terdekat, yang mana kadang-kadang dapat mencegah terjadinya tindakan kekerasan.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan mental dan kekerasan dalam rumah tangga. Masyarakat harus lebih peka terhadap tanda-tanda bahaya dan siap memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Tags: AlatBandungdandenganDidugaIbuMembunuhPisauPriaSetrumTiri

Related Posts

FOTO: Tampak Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN
Berita Sehat

FOTO: Tampak Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

October 7, 2026
Tri Budi Utomo Resmi Menjadi Wakil KSAD
Berita Sehat

Tri Budi Utomo Resmi Menjadi Wakil KSAD

October 7, 2026
Ijazah Gibran Tidak Ada Menjadi Ranah Lembaga Berwenang Lain
Berita Sehat

Ijazah Gibran Tidak Ada Menjadi Ranah Lembaga Berwenang Lain

October 6, 2026
Ledakan di Pakuwon City Diduga Akibat Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg
Berita Sehat

Ledakan di Pakuwon City Diduga Akibat Kebocoran 3 Tabung LPG 50 Kg

October 6, 2026
Audiensi KPK dengan Kementerian Sosial Bahas Polemik Pengadaan Besok
Berita Sehat

Pejabat Negara yang Baru Dilantik Harus Laporkan LHKPN dalam 2 Bulan

October 5, 2026
Keluarga Prasejahtera Buayan Dapat Bantuan Membangun Rumah Pasca Kebakaran
Berita Sehat

Keluarga Prasejahtera Buayan Dapat Bantuan Membangun Rumah Pasca Kebakaran

October 5, 2026
Next Post
Tanggal Merah untuk Ibu Inul dan Donna Ceritakan Keinginan Sederhana

Tanggal Merah untuk Ibu Inul dan Donna Ceritakan Keinginan Sederhana

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan dari Instansi Lain

Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan dari Instansi Lain

September 8, 2026
Aktivitas Parkir di Tengah Permasalahan Tarif Terbaru

Aktivitas Parkir di Tengah Permasalahan Tarif Terbaru

August 24, 2026
Tindak Tegas Penyerangan dalam Gerebek Narkoba di Kalimantan Tengah

Tindak Tegas Penyerangan dalam Gerebek Narkoba di Kalimantan Tengah

July 4, 2026
Foto Jakarta Atasi Jalan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Foto Jakarta Atasi Jalan Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 6, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • FOTO: Tampak Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN
  • Pramono Tegaskan PMI Jakarta Dilarang Meminta Pungutan dari Warga
  • Tri Budi Utomo Resmi Menjadi Wakil KSAD
  • Taklimat di Istana, Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In