Kasus kematian yang melibatkan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, berinisial RYS (51), menimbulkan banyak pertanyaan. RYS ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinasnya di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dan kini pihak keluarga sedang mendalami sejumlah dugaan terkait penyebab kematiannya.
Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya, Risang Bima Wijaya, menyampaikan bahwa mereka menduga RYS menjadi korban penipuan yang menggunakan modus asmara, dikenal sebagai love scam. Dugaan ini muncul berdasarkan pola komunikasi yang diidentifikasi penyidik serta latar belakang dari kasus yang tengah diteliti.
“Kami percaya bahwa korban mungkin terjebak dalam penipuan dengan modus love scam,” ucap Risang saat melakukan konfirmasi. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran keluarga terhadap proses yang telah terjadi sebelum kematian RYS.
Pengembangan Investigasi dan Penemuan Awal
Dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung, keluarga RYS hingga saat ini masih menanti kabar dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus ini. Sebuah Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) telah diterima, menjelaskan bahwa pencarian terhadap pelaku masih berjalan.
“Kami mendapatkan informasi dari SP2HP bahwa pihak kepolisian masih mencari pelaku yang terlibat,” kata Risang. Keluarga sangat berharap agar pihak berwajib bisa segera menemukan petunjuk yang jelas untuk mengungkap misteri di balik kematian RYS.
Lebih jauh, Risang mengungkapkan bahwa jejak terduga pelaku sempat terdeteksi di wilayah Jawa Tengah. Namun, keberadaan pelaku yang diduga terus berpindah-pindah lokasi membuat upaya penyidikan semakin sulit dilakukan.
Identitas Terduga Pelaku dan Motif Penipuan
Pihak keluarga dan tim pengacara telah mengidentifikasi nama terduga pelaku, yang memiliki inisial E. Informasi ini diperoleh dari unggahan media sosial terakhir RYS dan terduga pelaku sebelum insiden tersebut terjadi. Mereka diketahui sempat berkunjung ke kota Malang dan Batu beberapa waktu sebelum kematian RYS.
Risang menjelaskan bahwa terduga pelaku adalah pria asal Sulawesi Selatan yang memiliki pengalaman kerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), yang sudah tidak beroperasi sejak 2004. Meski alamat asli pelaku telah diketahui, dia sering berpindah tempat tinggal di antara Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Kecenderungan berpindah-pindah ini diduga diiringi dengan rekam jejak pelaku yang mencakup berbagai modus penipuan, termasuk penipuan dalam sektor properti dan jual-beli. “Kami menduga bahwa modus yang digunakan pada kasus ini adalah love scam,” tambah Risang.
Kronologi Hubungan antara RYS dan Terduga Pelaku
Terkait dengan bagaimana RYS berkenalan dengan terduga pelaku, Risang menyatakan bahwa kemungkinan perkenalan mereka berkaitan dengan proyek. Dalam hal ini, penangkapan terduga pelaku menjadi penting untuk mengungkap kronologi hubungan yang terjalin di antara mereka.
“Kami ingin agar E dapat ditangkap. Tanpa itu, keluarga tidak akan memiliki informasi lebih lanjut mengenai siapa dia sebenarnya,” jelas Risang. Tindakan penegakan hukum diharapkan dapat membantu memberikan kejelasan atas kematian RYS dan mengungkap motif yang lebih dalam.
Polda Jawa Timur mengonfirmasi bahwa mereka saat ini sedang bekerja bersama Polresta Sidoarjo untuk memburu terduga pelaku. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk beberapa tim untuk mengejar pelaku di berbagai lokasi.
Harapan Keluarga dan Tindakan Kepolisian
Kasubdit Jumhur menyatakan bahwa tim mereka bergerak ke arah barat sebagai salah satu langkah dalam misi pencarian ini. Meskipun lokasi pasti belum bisa diungkapkan, kepolisian berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru kepada publik seiring dengan perkembangan penyidikan.
“Kami berupaya secara maksimal untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai keberadaan pelaku,” tegas Jumhur. Hal ini menunjukkan dedikasi pihak kepolisian dalam menuntaskan kasus ini secepat mungkin.
Keluarga RYS berharap agar semua pelaku yang terlibat dalam kasus ini dapat segera ditangkap dan dibawa ke pengadilan. Mereka ingin mendapatkan kejelasan yang mereka rasa sangat penting untuk menghormati keberadaan RYS dan melanjutkan hidup mereka.
















