• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, October 16, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Mbah Lanjar Terancam Kehilangan rumah Diduga Korban Mafia Tanah

Hardi by Hardi
July 15, 2026
in Berita Sehat
0
Mbah Lanjar Terancam Kehilangan rumah Diduga Korban Mafia Tanah
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang perempuan lanjut usia bernama Lanjarsari, yang kini berusia 70 tahun, menghadapi ancaman dalam kehilangan aset keluarga yang merupakan warisan dari suaminya yang telah meninggal. Dua bidang tanah milik mereka yang terletak di Sleman, DI Yogyakarta, terancam hilang karena diduga terlibat siasat mafia tanah yang tidak bertanggung jawab.

Sertifikat hak milik (SHM) atas aset keluarga tersebut diduga telah digelapkan dan beralih nama tanpa sepengetahuan keluarga. Tanpa adanya pemberitahuan, kedua sertifikat tersebut dengan mudahnya telah menjadi agunan di bank, mengakibatkan kegelisahan di pihak ahli waris.

READ ALSO

KPK Menyita Uang Rp800 Juta dari Ketua GRIB Hercules dalam Kasus Suap

Asap Racun Menghiasi Langit Jingga Kalimantan Tengah

Pusat Bantuan dan Konsultasi Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta pun memberikan pendampingan hukum kepada Lanjar dan keluarganya sebagai pewaris sah aset. Situasi ini menunjukkan betapa rentannya posisi hukum seorang lansia dalam mempertahankan hak atas harta warisan mereka.

Proses Hukum yang Dilalui oleh Keluarga

Pihak PBKH UAJY, yang mengawaki kasus ini, mengungkapkan bahwa klien mereka mengalami kerugian akibat tindakan melawan hukum yang mengaitkan peralihan hak atas dua bidang tanah tersebut. Tanah yang bersangkutan terletak di Maguwoharjo dan Wedomartani, dengan luas yang berbeda dan sedang dalam proses penyelidikan.

Informasi mengenai masalah ini mulai terungkap ketika Lanjarsari menerima surat peringatan dari bank pada Mei 2024 terkait masa pembayaran pinjaman. Dari sinilah muncul kejanggalan yang mengarah pada dugaan adanya praktik penipuan terkait sertifikat tanah yang tidak seharusnya beralihNama.

Hengky, kepala PBKH, menegaskan bahwa kliennya baru mengetahui tentang peminjaman sertifikat tanah itu ketika menerima surat dari bank. Tanpa pengetahuan keluarga, dua sertifikat hak milik tersebut telah menjadi jaminan kredit untuk pihak ketiga yang tidak terlibat secara langsung dengan ahli waris.

Janggalnya Peralihan Sertifikat Tanah yang Tak Diketahui Ahli Waris

Salah satu kejanggalan muncul ketika surat peringatan dari bank ditujukan kepada seorang lelaki berinisial PW, yang tidak dikenal oleh Lanjarsari dan keluarganya. Keluarga tidak pernah menerima informasi mengenai akta jual beli atau legitimasi untuk peralihan hak tersebut.

Pihak keluarga merasa terkejut dan bingung, mengingat tidak ada komunikasi sebelumnya mengenai adanya peralihan hak atas tanah warisan itu. Proses tersebut berlangsung tanpa sepengetahuan almarhum suami Lanjar, Komaridin, yang diyakini tidak pernah memberikan izin untuk menjual tanah tersebut.

Di sisi lain, ada indikasi bahwa peralihan ini dilakukan melalui skema yang berartikulasi dengan kepercayaan, di mana PW dan Komaridin menjalin hubungan bisnis yang tidak sepenuhnya jelas. Keterangan yang berbeda dari pihak kedua mengindikasikan adanya kebohongan dalam komunikasi mereka.

Harapan Keluarga Terhadap Keadilan

Keluarga Lanjarsari berupaya untuk mendapatkan kembali sertifikat yang sangat berharga tersebut. Mengingat nilai historis dan emosional dari tanah itu, Lanjar berharap bisa mengembalikan semuanya ke kondisi semula. Keberanian Lanjarsari dalam memperjuangkan haknya patut dicontoh oleh para pewaris lain yang mungkin menghadapi situasi serupa.

Melalui laporan resmi yang telah diajukan ke Polda DIY, keluarga mempertaruhkan harapan mereka pada proses hukum. Hengky mencatat bahwa pasal-pasal di dalam KUHP terkait penipuan akan diterapkan untuk mengusut dugaan pelanggaran yang telah merugikan kliennya secara signifikan.

Pihak kepolisian juga telah meng konfirmasi bahwa laporan ini sedang ditangani dan dalam proses penyelidikan. Kasubbid Penmas Polda DIY mengimbau agar semua pihak terkait bisa bekerja sama dalam mengembangkan kasus ini dengan tujuan penegakan hukum yang adil.

Tags: DidugaKehilanganKorbanLanjarMafiaMbahRumahTanahTerancam

Related Posts

KPK Menyita Uang Rp800 Juta dari Ketua GRIB Hercules dalam Kasus Suap
Berita Sehat

KPK Menyita Uang Rp800 Juta dari Ketua GRIB Hercules dalam Kasus Suap

October 15, 2026
Asap Racun Menghiasi Langit Jingga Kalimantan Tengah
Berita Sehat

Asap Racun Menghiasi Langit Jingga Kalimantan Tengah

October 15, 2026
Lahan Kosong 2 Hektare di Tallasa City Makassar Terbakar
Berita Sehat

Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Diduga Akibat Tabung Gas LPG

October 14, 2026
Bandara H Asan Sampit Ditutup Sepenuhnya di Bulan Oktober Akibat Asap Karhutla
Berita Sehat

Bandara H Asan Sampit Ditutup Sepenuhnya di Bulan Oktober Akibat Asap Karhutla

October 14, 2026
Pejabat Kena OTT KPK Diduga Terkait Dana Siap Pakai Bencana BNPB
Berita Sehat

Pejabat Kena OTT KPK Diduga Terkait Dana Siap Pakai Bencana BNPB

October 13, 2026
Kebakaran Lahan Seluas 513,89 Hektare di Taman Nasional Tanjung Puting Kalteng
Berita Sehat

Kebakaran Lahan Seluas 513,89 Hektare di Taman Nasional Tanjung Puting Kalteng

October 13, 2026
Next Post
Karhutla Melanda Gunung Gombak Ponorogo, 15 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Melanda Gunung Gombak Ponorogo, 15 Hektare Lahan Terbakar

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

KM Nurul Salsa Karam di Selayar: 49 Selamat, 1 Tewas, 24 Orang Hilang

KM Nurul Salsa Karam di Selayar: 49 Selamat, 1 Tewas, 24 Orang Hilang

July 16, 2026
Bijak Bermedia Sosial Pertimbangkan Tiga Hal Sebelum Mengunggah Konten

Bijak Bermedia Sosial Pertimbangkan Tiga Hal Sebelum Mengunggah Konten

May 5, 2026
Tim Investigasi Kemendikbud untuk Kasus Dugaan Pemalsuan Riset

Tim Investigasi Kemendikbud untuk Kasus Dugaan Pemalsuan Riset

June 2, 2026
Penjual Obat Keras di Jagakarsa Ditangkap Setelah Warung Disegel Warga

Penangkapan Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Tangerang

August 12, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Kesehatan Internasional dan Peluang Karier di Organisasi Kesehatan Dunia
  • KPK Menyita Uang Rp800 Juta dari Ketua GRIB Hercules dalam Kasus Suap
  • Kepala BPK Jateng Terjaring OTT Bupati Klaten
  • Asap Racun Menghiasi Langit Jingga Kalimantan Tengah
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In