• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, October 12, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Pengasuh Ponpes Pekalongan Diduga Menyebabkan Puluhan Santriwati Diculik

Hardi by Hardi
May 28, 2026
in Wellness & Diet
0
Pengasuh Ponpes Pekalongan Diduga Menyebabkan Puluhan Santriwati Diculik
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kepolisian setempat di Pekalongan, Jawa Tengah, baru saja melakukan penangkapan terhadap seorang pengasuh pondok pesantren, Abdul Khalim Fadlun, terkait dengan dugaan tindakan pencabulan. Kasus ini mencuat setelah beberapa santri yang berusia antara 17 hingga 25 tahun melapor kepada pihak berwajib, dan pihak kepolisian kini tengah melakukan investigasi lebih jauh.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, menyatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menangkap pelaku dan sedang memeriksa enam orang korban. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa ada kemungkinan korban lain, yang hingga kini belum melapor, mencapai lebih dari 25 orang.

READ ALSO

8 Orangutan Ditranslokasi ke Hutan Lindung Ketapang karena Terancam Karhutla

Derasnya Banjir Bandang di Padang Menggenangi Rumah Warga

Penangkapan ini dilakukan setelah sekelompok massa dari organisasi masyarakat melakukan penggerudukan di lokasi pondok. Dengan tindakan ini, mereka berharap agar pihak pengelola dapat memberikan penjelasan terkait dugaan asusila yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut.

Detail Kasus Pencabulan yang Mengguncang Pondok Pesantren

Pengasuh pondok pesantren yang ditangkap saat ini menjadi sorotan publik karena dugaan pelanggaran hukum yang sangat serius. Proses pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Pekalongan Kota kini sedang berlangsung untuk menemukan fakta-fakta lebih lanjut dari kejadian tersebut.

Beberapa santri yang menjadi korban juga telah dimintai keterangan dan berharap untuk mendapatkan keadilan dari pihak berwenang. Situasi ini menciptakan ketegangan di kalangan santri dan orang tua mereka, yang mencemaskan keselamatan anak-anak mereka.

Hasil dari penyelidikan awal menunjukkan bahwa perilaku tidak pantas telah terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, yang memicu gelombang reaksi dari masyarakat, terutama keluarga para santri yang dikhawatirkan menjadi target dari pelaku.

Reaksi Masyarakat terhadap Penangkapan Pengasuh Ponpes

Setelah ditangkapnya pengasuh ponpes, massa yang mengatasnamakan Yakuza Mangenes melakukan aksi di lokasi untuk menuntut pertanggungjawaban lebih lanjut dari pihak pengelola pondok pesantren. Kehadiran mereka di lokasi menciptakan kerumunan yang cukup besar, menandakan tingginya perhatian masyarakat terhadap kasus ini.

Mereka mendesak agar semua santri berani melapor, khususnya mereka yang pernah menjadi korban. Beberapa mantan santriwati memberikan kesaksian di depan massa untuk mendorong teman-teman mereka untuk berbicara dan mengambil tindakan hukum.

Pihak berwenang yang datang untuk menenangkan situasi langsung mengamankan Abdul Khalim Fadlun agar tidak menjadi sasaran amuk masa. Ini menunjukkan bahwa masalah ini telah menyentuh nuansa emosional di masyarakat, mengingat nilai agama dan pendidikan di pondok pesantren yang sangat dihormati.

Permasalahan yang Dihadapi oleh Korban dan Pelaporan

Dari laporan yang diterima, juru bicara Yakuza Mangenes, Eko Ebes, mengindikasikan bahwa ada ancaman bagi para korban yang belum berani melapor. Kini, hanya enam dari puluhan tuduhan yang diterima yang telah dilaporkan secara resmi ke kepolisian.

Ada banyak pertimbangan dari para korban mengapa mereka ragu untuk mengungkapkan pengalaman mereka, termasuk rasa malu dan takut akan stigma sosial. Hal ini menunjukkan pentingnya dukungan psikologis dan hukum bagi para santri yang telah mengalami trauma.

Sebagian besar masyarakat mendesak agar kasus ini ditangani secara transparan dan adil, sementara beberapa dari mereka juga meminta agar pemerintahan dan lembaga pendidikan lebih proaktif dalam menangani kasus serupa di masa depan. Kewaspadaan dan tindakan preventif dianggap penting untuk melindungi generasi muda dari perilaku predator.

Tags: DiculikDidugaMenyebabkanPekalonganPengasuhPonpesPuluhanSantriwati

Related Posts

8 Orangutan Ditranslokasi ke Hutan Lindung Ketapang karena Terancam Karhutla
Wellness & Diet

8 Orangutan Ditranslokasi ke Hutan Lindung Ketapang karena Terancam Karhutla

October 11, 2026
Derasnya Banjir Bandang di Padang Menggenangi Rumah Warga
Wellness & Diet

Derasnya Banjir Bandang di Padang Menggenangi Rumah Warga

October 11, 2026
Warga Terjebak Banjir Bandang di Padang, Tim Evakuasi BPBD Dikerahkan
Wellness & Diet

Warga Terjebak Banjir Bandang di Padang, Tim Evakuasi BPBD Dikerahkan

October 10, 2026
Evakuasi ABK yang Disandera Perompak Somalia Dipimpin Kapolres Bogor
Wellness & Diet

Evakuasi ABK yang Disandera Perompak Somalia Dipimpin Kapolres Bogor

October 10, 2026
Prabowo Instruksikan 100 Kampung Nelayan Mulai Beroperasi Akhir 2026
Wellness & Diet

Prabowo Instruksikan 100 Kampung Nelayan Mulai Beroperasi Akhir 2026

October 9, 2026
Kolonel Budi Diduga Terlibat Korupsi, TNI Berikan Pernyataan
Wellness & Diet

TNI Tahan Anggota Diduga Gunakan Rumah Dinas Sebagai Markas Judol

October 9, 2026
Next Post
Viral, Pengemudi Diduga Taksi Online Emosi dan Rusak Kendaraan di JORR

Viral, Pengemudi Diduga Taksi Online Emosi dan Rusak Kendaraan di JORR

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Periksa Dito, KPK Panggil Mertuanya Fuad Hasan Selanjutnya

Periksa Dito, KPK Panggil Mertuanya Fuad Hasan Selanjutnya

July 1, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyentuh Rumah Warga Bandar Lampung

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyentuh Rumah Warga Bandar Lampung

September 5, 2026
Karhutla Bangka Tengah Capai 118 Hektare Juli hingga Agustus 2026

Karhutla Bangka Tengah Capai 118 Hektare Juli hingga Agustus 2026

August 9, 2026
Flu Ringan Perlu Istirahat dan Antivirus untuk Kasus yang Lebih Serius

Flu Ringan Perlu Istirahat dan Antivirus untuk Kasus yang Lebih Serius

September 30, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Festival Jalan Jaksa di Kebon Sirih Menghadirkan Nostalgia Tahun 80-an di BSA
  • 8 Orangutan Ditranslokasi ke Hutan Lindung Ketapang karena Terancam Karhutla
  • Polisi Tetapkan 18 Tersangka Kasus Penyiksaan 4 ABK KM Maulana 23
  • Derasnya Banjir Bandang di Padang Menggenangi Rumah Warga
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In