• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, October 5, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wellness & Diet

Pengawasan Gizi pada SPPG Tidak Ada

Hardi by Hardi
May 14, 2026
in Wellness & Diet
0
Pengawasan Gizi pada SPPG Tidak Ada
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Insiden keracunan massal di Surabaya baru-baru ini mengungkap berbagai masalah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) menerangkan bahwa lebih dari 200 siswa mengalami keracunan akibat pelanggaran prosedur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh. Temuan ini menjadi perhatian serius dan menimbulkan banyak pertanyaan mengenai keamanan dan kualitas makanan yang disediakan untuk anak-anak.

Kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan orang tua dan masyarakat, yang mengharapkan makanan bergizi dapat meningkatkan kesehatan anak-anak. Namun, dengan adanya insiden ini, kepercayaan terhadap program MBG mulai terguncang dan memunculkan kekhawatiran tentang masa depan pelaksanaan program tersebut.

READ ALSO

Panggilan Pimpinan Baru Bakom ke Hambalang Hari Ini oleh Prabowo

Kerusakan Rumah dan Sekolah Akibat Gempa M6,1 Melanda Sumba

Dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD Kota Surabaya, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Kusmayanti, mengungkapkan bahwa pelanggaran yang terjadi berkaitan erat dengan ketidakhadiran pengawas gizi saat pengiriman bahan baku makanan. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan keracunan massal ini terjadi.

Penyebab Keracunan Massal yang Menghantui Sekolah di Surabaya

Insiden keracunan ini mencuat setelah lebih dari 200 siswa dan sejumlah guru mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi makanan dari program MBG. Kusmayanti menerangkan bahwa salah satu masalah utama adalah tidak adanya pengawasan yang memadai terhadap kualitas bahan baku makanan pada saat kedatangan. Tanpa adanya pengawas, risiko penanganan makanan yang tidak aman semakin tinggi.

Dalam penjelasannya, Kusmayanti menegaskan bahwa pengawasan yang efektif sangat penting untuk menjaga keamanan makanan. Proses pemeriksaan bahan baku seharusnya dilakukan dengan seksama untuk menghindari masalah kesehatan di kemudian hari. Ketidakadaan pengawasan menyebabkan pihaknya tidak dapat memastikan sumber masalah, apakah dari bahan baku atau proses pengolahan makanan di dapur.

Lebih lanjut, kondisi semakin parah setelah sampel makanan yang seharusnya digunakan untuk pemeriksaan laboratorium mengalami kerusakan. Kusmayanti menjelaskan bahwa langkah-langkah pencegahan yang tidak diambil, seperti penanganan sampel di suhu yang aman, berkontribusi pada hilangnya bukti yang diperlukan untuk penanganan lebih lanjut.

Dampak dan Tanggapan dari Pihak Berwenang

Melihat besarnya kasus ini, BGN secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak. Mereka mengakui bahwa insiden ini menunjukkan adanya kelemahan dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Kusmayanti menegaskan bahwa ke depan, mereka akan lebih waspada dalam penerapan SOP untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Billy Daniel Messakh, juga menyoroti sejumlah masalah terkait higienitas dan proses pengolahan makanan. Ia mengungkapkan bahwa pencairan daging beku yang dilakukan di area tidak higienis dapat menjadi penyebab keracunan. Lingkungan yang kotor menambah risiko terjadinya kontaminasi.

Tidak hanya itu, fasilitas dapur yang ditemui selama investigasi juga dinilai tidak layak. Alat penjebak serangga yang tidak berfungsi dan kurangnya penghalang pada pintu dapur membuat kebersihan dapur semakin diragukan, serta meningkatkan risiko terhadap kesehatan makanan yang disajikan.

Penanganan Pasien dan Tindak Lanjut dari Kasus Ini

Pasien yang mengalami keracunan sudah menjalani perawatan di rumah sakit, dan sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang. Namun, sejumlah pasien masih memerlukan observasi untuk memastikan kesehatan mereka sepenuhnya pulih. Upaya penanganan medis ini menjadi prioritas utama untuk memastikan tidak ada dampak jangka panjang yang dialami oleh para korban.

Sementara itu, pihak BGN dan Dinas Kesehatan masih menunggu hasil uji laboratorium untuk menentukan penyebab pasti dari keracunan yang terjadi. Hasil ini sangat penting agar langkah-langkah pencegahan maupun perbaikan dapat dilakukan dengan tepat dan akurat. Keterbukaan dalam menangani kasus ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.

Situasi ini menjadi pelajaran berharga bagi semua lembaga terkait. Kesehatan anak-anak merupakan prioritas utama, dan upaya untuk meningkatkan mutu makanan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengawasan bahan baku hingga proses pengolahan. Hasil dari insiden keracunan ini harus menjadi dorongan untuk melakukan perbaikan tanpa kompromi.

Tags: AdaGizipadaPengawasanSPPGTidak

Related Posts

Panggilan Pimpinan Baru Bakom ke Hambalang Hari Ini oleh Prabowo
Wellness & Diet

Panggilan Pimpinan Baru Bakom ke Hambalang Hari Ini oleh Prabowo

October 4, 2026
Kerusakan Rumah dan Sekolah Akibat Gempa M6,1 Melanda Sumba
Wellness & Diet

Kerusakan Rumah dan Sekolah Akibat Gempa M6,1 Melanda Sumba

October 4, 2026
Alasan Kapolri Suyudi Belum Melakukan Pelantikan Kapolda Metro Jaya Malam Ini
Wellness & Diet

Alasan Kapolri Suyudi Belum Melakukan Pelantikan Kapolda Metro Jaya Malam Ini

October 3, 2026
Irjen Asep Safrudin Dilantik Sebagai Kabareskrim Polri oleh Kapolri
Wellness & Diet

Irjen Asep Safrudin Dilantik Sebagai Kabareskrim Polri oleh Kapolri

October 3, 2026
Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu karena Karhutla dan Kemarau yang Melanda
Wellness & Diet

Kasus ISPA di Jatim Capai 200 Ribu karena Karhutla dan Kemarau yang Melanda

October 2, 2026
Prabowo Lantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman di Tengah Kasus Lapas
Wellness & Diet

Prabowo Lantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman di Tengah Kasus Lapas

October 2, 2026
Next Post
Mengapa Perempuan Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Pahami Perubahan Hormon yang Terjadi

Mengapa Perempuan Lebih Sensitif Saat Menstruasi? Pahami Perubahan Hormon yang Terjadi

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Prioritas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Enam Provinsi oleh Pemerintah

Prioritas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Enam Provinsi oleh Pemerintah

August 22, 2026
Kronologi Tabrakan Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kronologi Tabrakan Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

April 28, 2026
Evolusi Anjing dan Rahasia Tingkah Lakunya yang Perlu Diketahui Pencinta Anabul

Evolusi Anjing dan Rahasia Tingkah Lakunya yang Perlu Diketahui Pencinta Anabul

May 2, 2026
Dua Putri Ungkap Dugaan Perselingkuhan Ayah Selama 10 Tahun

Dua Putri Ungkap Dugaan Perselingkuhan Ayah Selama 10 Tahun

September 26, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Kualitas Udara Sangat Bahaya di Palembang Menyebabkan Sesak Bernapas
  • Panggilan Pimpinan Baru Bakom ke Hambalang Hari Ini oleh Prabowo
  • Pindah Partai Sekali Cukup, Saya Pilih Tetap di Gerindra
  • Kerusakan Rumah dan Sekolah Akibat Gempa M6,1 Melanda Sumba
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In