• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, November 5, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Eks Kepala Bea Cukai Makassar Dihukum 12 Tahun Bui Meski PK Ditolak

Hardi by Hardi
May 5, 2026
in Berita Sehat
0
Eks Kepala Bea Cukai Makassar Dihukum 12 Tahun Bui Meski PK Ditolak
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Kepala Kantor Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono, telah dijatuhi hukuman 12 tahun penjara setelah Mahkamah Agung menolak upaya hukum luar biasa yang diajukan. Keputusan ini diambil pada 28 April 2026, setelah melalui berbagai proses hukum yang panjang.

Putusan dari Mahkamah Agung ini menjadi penegasan bahwa tindakan gratifikasi dan korupsi akan dikenakan sanksi tegas, terutama bagi pejabat pemerintahan. Dengan penetapan ini, Andhi menjadi contoh nyata bahwa penerapan hukum di Indonesia terus ditegakkan.

READ ALSO

GKR Hemas Dorong DPD Aktif Temui Menteri untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Tujuh Polisi Dimutasi

Kasus yang melibatkan Andhi Pramono telah menarik perhatian publik, terutama karena besarnya jumlah gratifikasi yang diterima. Pengadilan mempertimbangkan sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa Andhi terlibat dalam praktik ilegal selama menjabat di berbagai posisi strategis dalam Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dalam proses peradilan, Andhi dinyatakan menerima gratifikasi senilai Rp58,9 miliar. Uang tersebut diduga bersumber dari berbagai kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dalam institusi tersebut.

Kronologi Kasus Andhi Pramono yang Menghebohkan

Kasus ini dimulai pada tahun 2012 hingga 2023. Andhi menjabat di berbagai posisi, mulai dari Kepala Seksi Penindakan di Riau dan Sumatera Barat, hingga Kepala Kantor Pelayanan Pajak di Makassar. Selama periode tersebut, bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa Andhi terlibat dalam penerimaan gratifikasi yang tidak sah.

Investigasi yang dilakukan tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlihatkan jejak transaksi yang mencurigakan. Proses hukum pun tidak serta merta berhenti saat itu, melainkan berlanjut ke sejumlah tahap pengadilan yang lebih tinggi.

Setelah melakukan pemeriksaan, pengadilan pada tingkat pertama menjatuhkan hukuman yang lebih ringan dari tuntutan awal. Namun, keputusan tersebut tetap diperjuangkan oleh JPU KPK untuk diajukan banding ke Mahkamah Agung.

Mahkamah Agung menerima banding dari jaksa dan memutuskan bahwa vonis sebelumnya tidak mencukupi. Banyak kalangan yang menduga keputusan ini adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi.

Implikasi Hukum dari Kasus Gratifikasi

Keputusan Mahkamah Agung ini membawa sejumlah implikasi hukum yang signifikan. Pertama, hal ini menjadi sinyal bagi aparat penegak hukum bahwa tindakan korupsi, terlepas dari jabatan dan kondisi, akan mendapatkan sanksi berat.

Kedua, masyarakat semakin sadar akan hak-hak mereka untuk melaporkan praktik korupsi. Kasus ini memberikan pendidikan hukum bagi masyarakat bahwa keadilan dapat ditegakkan meski harus melalui jalan yang panjang.

Kondisi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas di dalam setiap lembaga pemerintahan. Senada dengan itu, kasus ini juga menyiratkan pentingnya pengawasan yang lebih ketat atas setiap aktivitas keuangan yang dilakukan oleh pejabat negara.

Dengan demikian, penindakan terhadap gratifikasi dapat menjadi contoh bagi berbagai sektor lain untuk tidak melakukan praktik yang merugikan negara. Keterbukaan dalam pelaporan keuangan menjadi salah satu solusi dalam meminimalisir kejahatan serupa di masa mendatang.

Respons Publik dan Efek Jangka Panjang

Respons masyarakat terhadap keputusan ini sangat beragam. Banyak yang menyambut baik langkah tegas Mahkamah Agung, tetapi ada pula yang skeptis mengenai efektivitas penegakan hukum ke depannya. Rasa optimis masyarakat cenderung mengemuka dengan harapan agar tidak ada lagi praktik serupa yang terjadi di masa depan.

Pemerintah diharapkan tidak hanya berfokus pada kasus-kasus besar seperti ini, tetapi juga melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap semua instansi yang ada di dalamnya. Beberapa kalangan berpendapat bahwa setiap pegawai negeri perlu mendapatkan pendidikan terkait risiko hukum dari tindakan mereka.

Efek jangka panjang dari keputusan ini dapat membantu mengurangi angka korupsi di berbagai sektor, dan membangun kepercayaan publik yang selama ini menurun. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan bebas dari praktik korupsi.

Semua langkah ini, pada akhirnya, bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan transparan di sektor publik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Tags: BeaBuiCukaiDihukumDitolakEksKepalaMakassarMeskiTahun

Related Posts

GKR Hemas Dorong DPD Aktif Temui Menteri untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Berita Sehat

GKR Hemas Dorong DPD Aktif Temui Menteri untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat

November 5, 2026
Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Tujuh Polisi Dimutasi
Berita Sehat

Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Tujuh Polisi Dimutasi

November 5, 2026
Istana Sebut Penyadapan Listyo Sigit Cs Terkait Prabowo Makar
Berita Sehat

Istana Sebut Penyadapan Listyo Sigit Cs Terkait Prabowo Makar

November 4, 2026
Korlantas Kunjungi Ponpes di Tangerang untuk Pembuatan SIM Santri
Berita Sehat

Korlantas Kunjungi Ponpes di Tangerang untuk Pembuatan SIM Santri

November 4, 2026
Warga Pekanbaru Akhirnya Sambut Pembangunan Jalan Kebun Setelah Menunggu 15 Tahun
Berita Sehat

Warga Pekanbaru Akhirnya Sambut Pembangunan Jalan Kebun Setelah Menunggu 15 Tahun

November 3, 2026
Hakim Usir Dua Diduga Informan di Sidang Eks Jampidsus Febrie
Berita Sehat

Hakim Usir Dua Diduga Informan di Sidang Eks Jampidsus Febrie

November 3, 2026
Next Post
Suami Siram Istri dengan Air Keras Usai Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

Suami Siram Istri dengan Air Keras Usai Rujuk Ditolak di Pinrang Sulsel

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Pramono Dilantik Sebagai Wakil Ketua C40 Forum Kota Global untuk Aksi Iklim

Pramono Dilantik Sebagai Wakil Ketua C40 Forum Kota Global untuk Aksi Iklim

May 23, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Hasto PDIP Prihatin Korupsi MBG: Upaya Pencegahan Sejak Awal Diperlukan

Hasto PDIP Prihatin Korupsi MBG: Upaya Pencegahan Sejak Awal Diperlukan

June 8, 2026
Bupati Klaten Ditahan Oleh KPK Karena Tindak Pidana Korupsi

Bupati Klaten Ditahan Oleh KPK Karena Tindak Pidana Korupsi

October 16, 2026
Warga Berjuang Mencari Air Bersih di Cilegon

Warga Berjuang Mencari Air Bersih di Cilegon

July 17, 2026
298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Penerbangan Dibatalkan

298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Penerbangan Dibatalkan

August 20, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Hailey Bieber Mengalami PMDD Setelah Melahirkan, Kenali Gejala dan Penanganannya
  • GKR Hemas Dorong DPD Aktif Temui Menteri untuk Perjuangkan Aspirasi Rakyat
  • Penjelasan Jokowi tentang Font Times New Roman di Skripsi UGM Tahun 1985
  • Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Tujuh Polisi Dimutasi
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In