Di sebuah kota besar seperti Surabaya, seringkali kita mendengar berbagai kisah menarik dari kehidupan sehari-hari. Salah satu cerita yang cukup menghebohkan terjadi ketika seorang anggota polisi harus meminta bantuan untuk menyelamatkan dirinya dari borgol yang terpasang di tangan kanannya.
Insiden ini menarik perhatian banyak orang dan menjadi bahan pembicaraan hangat di masyarakat. Mengisahkan momen yang menggelikan sekaligus menggambarkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam situasi darurat.
Peristiwa ini berawal ketika seorang polisi bernama Fernandio Wahyu merayakan ulang tahunnya dengan teman-temannya. Dalam suasana penuh canda dan tawa, teman-teman Fernandio iseng memborgol tangannya, namun yang tak diduga, kunci borgol patah saat akan dilepas.
Proses Penyelamatan yang Mendebarkan dan Lucu
Ketika borgol di tangannya tidak juga bisa dibuka, Fernandio merasa panik dan bingung. Ia akhirnya memutuskan untuk mencari pertolongan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.
Sekitar pukul 12.00 siang, Fernandio tiba di Pos Damkar Rayon 3 Rungkut. Dengan sigap, petugas damkar menerima laporan dan segera bergerak untuk membantu membuka borgol yang menyangkut di tangannya.
Mereka mempersiapkan alat gerinda dengan hati-hati agar tidak melukai tangan korban. Keberanian dan keahlian petugas damkar sangat diandalkan dalam situasi tersebut, yang berpotensi menimbulkan masalah yang lebih besar jika tidak ditangani dengan benar.
Pelaksanaan Evakuasi yang Berhasil
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih 45 menit, sebuah waktu yang terasa menegangkan bagi Fernandio dan petugas yang terlibat. Semua orang yang berada di pos mendukung upaya tersebut sambil memberikan semangat.
Akhirnya, setelah berbagai upaya dilakukan, borgol yang menempel di tangan Fernandio berhasil dilepas tanpa ada luka yang berarti. Rasa lega muncul saat mengetahui bahwa ia bisa kembali normal.
Setelah kejadian itu, Fernandio mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada petugas Damkar yang telah membantunya. Momen tersebut menjadi cerita yang tak terlupakan bagi semua yang terlibat.
Pentingnya Kolaborasi dalam Situasi Darurat
Insiden ini bukan hanya melahirkan cerita lucu, tetapi juga menandakan betapa pentingnya kolaborasi antar instansi. Tim DPKP tidak hanya berfokus pada pemadam kebakaran, tetapi juga dilatih untuk menangani situasi darurat lainnya.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M Rokhim, mengimbau masyarakat agar tak ragu untuk menghubungi mereka di saat-saat kritis. “Kami siap sedia membantu dalam berbagai jenis keadaan darurat,” ujarnya dengan penuh percaya diri.
Pelayanan yang responsif dari petugas Damkar dalam menyelamatkan warganya patut diacungi jempol. Hal ini menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat di Surabaya.















