• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Monday, October 5, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Prabowo Mengungkapkan Akan Ada Uang Rampasan Rp49 Triliun Bulan Depan

Hardi by Hardi
May 14, 2026
in Berita Sehat
0
Prabowo Mengungkapkan Akan Ada Uang Rampasan Rp49 Triliun Bulan Depan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah akan menerima uang hasil rampasan kejahatan yang mencapai total sekitar Rp49 triliun pada bulan mendatang. Pengumuman ini disampaikan dalam acara penyerahan uang senilai Rp10,27 triliun yang merupakan hasil penagihan denda administratif dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menunjukkan rasa syukurnya atas undangan yang diterimanya dari Kejaksaan Agung dan Satgas PKH yang memperlihatkan langsung uang rampasan tersebut. Ia merasa gembira melihat uang sebanyak itu dan berharap bisa menjadi bagian dari proses penyerahan ini di masa mendatang.

READ ALSO

Kualitas Udara Sangat Bahaya di Palembang Menyebabkan Sesak Bernapas

Pindah Partai Sekali Cukup, Saya Pilih Tetap di Gerindra

Prabowo menjelaskan mengenai proses penyerahan uang yang direncanakan, dengan rincian bahwa Rp39 triliun akan berada dalam penguasaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menurutnya, berbagai uang yang akan diserahkan tersebut mungkin berasal dari tindakan korupsi atau tindak pidana lainnya.

Rincian Uang Rampasan dan Proses Penyerahannya

Presiden Prabowo dalam pernyataannya mengatakan, uang yang mencapai total Rp49 triliun ini berasal dari rekening-rekening yang ditinggalkan oleh para pelaku kejahatan. Uang tersebut termasuk di dalamnya uang yang ditinggalkan oleh para koruptor yang mungkin sudah kabur atau bahkan telah meninggal dunia. Ia menyebutkan bahwa ada kemungkinan para pelaku memiliki ahli waris yang tidak menyadari keberadaan uang tersebut.

Uang tersebut, menurut Prabowo, sudah lama tidak diurus dan dikategorikan sebagai uang yang tidak jelas. Jika setelah satu tahun diumumkan tidak ada yang datang untuk mengklaimnya, maka langkah yang diambil adalah mengalokasikan uang tersebut untuk kepentingan rakyat.

Di hadapan para pejabat yang hadir, Prabowo mengungkapkan antusiasmenya melihat uang dalam jumlah yang sangat besar ini. Penyerahan tahap pertama, yakni Rp10,27 triliun, merupakan hasil dari denda administratif serta pajak PBB dan Non PBB yang berhasil ditagih oleh Satgas PKH.

Partisipasi Pejabat Penting dalam Acara Tersebut

Beberapa pejabat penting turut hadir dalam acara penyerahan ini. Di antaranya ada Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kehadiran mereka menambah bobot signifikan terhadap peristiwa yang dianggap penting ini, mengingat jumlah uang yang dipertaruhkan.

Prabowo merasa bersyukur bisa menyaksikan langsung proses penyerahan ini, dan ia berharap akan ada lebih banyak lagi penyerahan uang rampasan di masa mendatang. Dengan begitu, uang tersebut dapat digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks ini, perlu ditekankan bahwa tujuan akhir dari penyerahan uang rampasan ini adalah untuk kepentingan rakyat. Setiap pengembalian dana hasil kejahatan merupakan langkah positif bagi keuangan negara dan stabilitas sosial.

Reaksi Masyarakat Terhadap Penyerahan Uang Rampasan

Setelah berita tentang penyerahan uang hasil rampasan ini menyebar, beragam reaksi muncul di kalangan masyarakat. Banyak yang menyambutnya sebagai langkah besar dalam pembersihan korupsi di Indonesia, sementara sebagian lainnya tetap skeptis terhadap proses dan realisasi penggunaan dana tersebut.

Kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan uang rampasan untuk kepentingan rakyat menjadi hal yang sangat penting. Transparansi dalam pengelolaan dan penggunaan dana ini diperlukan untuk memastikan bahwa tujuan tersebut benar-benar tercapai.

Pemerintah diharapkan dapat menjaga akuntabilitas dalam proses ini agar masyarakat dapat melihat manfaat langsung dari langkah-langkah yang diambil. Jika dikelola dengan baik, dana ini bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Tags: AdaAkanBulanDepanMengungkapkanPrabowoRampasanRp49TriliunUang

Related Posts

Kualitas Udara Sangat Bahaya di Palembang Menyebabkan Sesak Bernapas
Berita Sehat

Kualitas Udara Sangat Bahaya di Palembang Menyebabkan Sesak Bernapas

October 4, 2026
Pindah Partai Sekali Cukup, Saya Pilih Tetap di Gerindra
Berita Sehat

Pindah Partai Sekali Cukup, Saya Pilih Tetap di Gerindra

October 4, 2026
Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Utama Polri dan Kapolda Baru
Berita Sehat

Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Utama Polri dan Kapolda Baru

October 3, 2026
Pramono Jabarkan Cara Jakarta Unggul atas New York dalam Mengatasi Kemacetan
Berita Sehat

Pramono Jabarkan Cara Jakarta Unggul atas New York dalam Mengatasi Kemacetan

October 3, 2026
Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk untuk Program Gentengisasi
Berita Sehat

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk untuk Program Gentengisasi

October 2, 2026
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Suara Keadilan Terus Diperjuangkan untuk Korban
Berita Sehat

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Suara Keadilan Terus Diperjuangkan untuk Korban

October 2, 2026
Next Post
Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia oleh Kementerian Haji dan Umrah

Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia oleh Kementerian Haji dan Umrah

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026

EDITOR'S PICK

Bobby Minta TKD Tidak Dipangkas Pusat untuk Pemulihan Bencana Sumut

Bobby Minta TKD Tidak Dipangkas Pusat untuk Pemulihan Bencana Sumut

July 16, 2026
Mayat Anak Perempuan Ditemukan di Lampung Bersama Surat Wasiat

Mayat Anak Perempuan Ditemukan di Lampung Bersama Surat Wasiat

May 25, 2026
PROLANIS Solusi Utama Peserta JKN dalam Mengawasi Penyakit Kronis

PROLANIS Solusi Utama Peserta JKN dalam Mengawasi Penyakit Kronis

June 2, 2026
Cegah Anak Bergabung Grup Kekerasan, Psikolog: Peran Keluarga Sangat Penting

Cegah Anak Bergabung Grup Kekerasan, Psikolog: Peran Keluarga Sangat Penting

May 17, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Kualitas Udara Sangat Bahaya di Palembang Menyebabkan Sesak Bernapas
  • Panggilan Pimpinan Baru Bakom ke Hambalang Hari Ini oleh Prabowo
  • Pindah Partai Sekali Cukup, Saya Pilih Tetap di Gerindra
  • Kerusakan Rumah dan Sekolah Akibat Gempa M6,1 Melanda Sumba
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In