• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, May 14, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Prabowo Mengungkapkan Akan Ada Uang Rampasan Rp49 Triliun Bulan Depan

Hardi by Hardi
May 14, 2026
in Berita Sehat
0
Prabowo Mengungkapkan Akan Ada Uang Rampasan Rp49 Triliun Bulan Depan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah akan menerima uang hasil rampasan kejahatan yang mencapai total sekitar Rp49 triliun pada bulan mendatang. Pengumuman ini disampaikan dalam acara penyerahan uang senilai Rp10,27 triliun yang merupakan hasil penagihan denda administratif dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menunjukkan rasa syukurnya atas undangan yang diterimanya dari Kejaksaan Agung dan Satgas PKH yang memperlihatkan langsung uang rampasan tersebut. Ia merasa gembira melihat uang sebanyak itu dan berharap bisa menjadi bagian dari proses penyerahan ini di masa mendatang.

READ ALSO

Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam

Penampakan Uang Rp10 Triliun dari Penertiban Hutan

Prabowo menjelaskan mengenai proses penyerahan uang yang direncanakan, dengan rincian bahwa Rp39 triliun akan berada dalam penguasaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menurutnya, berbagai uang yang akan diserahkan tersebut mungkin berasal dari tindakan korupsi atau tindak pidana lainnya.

Rincian Uang Rampasan dan Proses Penyerahannya

Presiden Prabowo dalam pernyataannya mengatakan, uang yang mencapai total Rp49 triliun ini berasal dari rekening-rekening yang ditinggalkan oleh para pelaku kejahatan. Uang tersebut termasuk di dalamnya uang yang ditinggalkan oleh para koruptor yang mungkin sudah kabur atau bahkan telah meninggal dunia. Ia menyebutkan bahwa ada kemungkinan para pelaku memiliki ahli waris yang tidak menyadari keberadaan uang tersebut.

Uang tersebut, menurut Prabowo, sudah lama tidak diurus dan dikategorikan sebagai uang yang tidak jelas. Jika setelah satu tahun diumumkan tidak ada yang datang untuk mengklaimnya, maka langkah yang diambil adalah mengalokasikan uang tersebut untuk kepentingan rakyat.

Di hadapan para pejabat yang hadir, Prabowo mengungkapkan antusiasmenya melihat uang dalam jumlah yang sangat besar ini. Penyerahan tahap pertama, yakni Rp10,27 triliun, merupakan hasil dari denda administratif serta pajak PBB dan Non PBB yang berhasil ditagih oleh Satgas PKH.

Partisipasi Pejabat Penting dalam Acara Tersebut

Beberapa pejabat penting turut hadir dalam acara penyerahan ini. Di antaranya ada Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kehadiran mereka menambah bobot signifikan terhadap peristiwa yang dianggap penting ini, mengingat jumlah uang yang dipertaruhkan.

Prabowo merasa bersyukur bisa menyaksikan langsung proses penyerahan ini, dan ia berharap akan ada lebih banyak lagi penyerahan uang rampasan di masa mendatang. Dengan begitu, uang tersebut dapat digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks ini, perlu ditekankan bahwa tujuan akhir dari penyerahan uang rampasan ini adalah untuk kepentingan rakyat. Setiap pengembalian dana hasil kejahatan merupakan langkah positif bagi keuangan negara dan stabilitas sosial.

Reaksi Masyarakat Terhadap Penyerahan Uang Rampasan

Setelah berita tentang penyerahan uang hasil rampasan ini menyebar, beragam reaksi muncul di kalangan masyarakat. Banyak yang menyambutnya sebagai langkah besar dalam pembersihan korupsi di Indonesia, sementara sebagian lainnya tetap skeptis terhadap proses dan realisasi penggunaan dana tersebut.

Kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan uang rampasan untuk kepentingan rakyat menjadi hal yang sangat penting. Transparansi dalam pengelolaan dan penggunaan dana ini diperlukan untuk memastikan bahwa tujuan tersebut benar-benar tercapai.

Pemerintah diharapkan dapat menjaga akuntabilitas dalam proses ini agar masyarakat dapat melihat manfaat langsung dari langkah-langkah yang diambil. Jika dikelola dengan baik, dana ini bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Tags: AdaAkanBulanDepanMengungkapkanPrabowoRampasanRp49TriliunUang

Related Posts

Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam
Berita Sehat

Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam

May 13, 2026
Penampakan Uang Rp10 Triliun dari Penertiban Hutan
Berita Sehat

Penampakan Uang Rp10 Triliun dari Penertiban Hutan

May 13, 2026
LHKPN Wapres Gibran Mencatat Kekayaan Sebesar Rp27,9 Miliar
Berita Sehat

LHKPN Wapres Gibran Mencatat Kekayaan Sebesar Rp27,9 Miliar

May 12, 2026
Aktivitas Andrie Yunus Perlu Dibatasi untuk Keamanan dan Kenyamanan
Berita Sehat

Aktivitas Andrie Yunus Perlu Dibatasi untuk Keamanan dan Kenyamanan

May 12, 2026
Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK
Berita Sehat

Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK

May 11, 2026
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Berita Sehat

Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Ditemukan dalam Keadaan Selamat

May 11, 2026
Next Post
Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia oleh Kementerian Haji dan Umrah

Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia oleh Kementerian Haji dan Umrah

POPULAR NEWS

Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Saat Bertugas di Kemhan

Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru Saat Bertugas di Kemhan

April 27, 2026
Prabowo Akan Lantik Pejabat Hari Ini, Qodari Berikan Penjelasan

Prabowo Akan Lantik Pejabat Hari Ini, Qodari Berikan Penjelasan

April 27, 2026
Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta Ada Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

April 29, 2026
Penjelasan IDAI Tentang Daycare, Istilah Penitipan Anak Dinilai Tidak Tepat

Penjelasan IDAI Tentang Daycare, Istilah Penitipan Anak Dinilai Tidak Tepat

April 30, 2026
Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

Perubahan Perilaku Anak Sebagai Indikator Red Flag di Tempat Penitipan Anak Orangtua Harus Peka

May 2, 2026

EDITOR'S PICK

Enam Daycare Legal Tersedia di Banda Aceh

Enam Daycare Legal Tersedia di Banda Aceh

April 29, 2026
Riwayat Penyakit Michael Bambang Hartono Sepanjang Hidup COPD Paling Berat

Riwayat Penyakit Michael Bambang Hartono Sepanjang Hidup COPD Paling Berat

May 1, 2026
Strategi Dokter Menghadapi Orang Tua Anti Vaksin Tanpa Perdebatan

Strategi Dokter Menghadapi Orang Tua Anti Vaksin Tanpa Perdebatan

May 10, 2026
Dokter Belajar Silat untuk Hadapi Begal, Kelingkingnya Terluka Saat Berlatih

Dokter Belajar Silat untuk Hadapi Begal, Kelingkingnya Terluka Saat Berlatih

May 2, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Eric Dane Berjuang Melawan ALS, Pahami Penyakit yang Menyerang Otot Secara Perlahan
  • Riset UI Menunjukkan Siswa Jawa Barat di Pegunungan Lebih Sejahtera Dibanding Pesisir
  • Empat Ribu Ibu Meninggal Setiap Tahun, Apa Penyebab Tingginya Angka Kematian Ibu?
  • Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia oleh Kementerian Haji dan Umrah
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In