• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, October 30, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Bongkar Tiga Rumah Produksi Narkoba Sintetis di Tangerang

Hardi by Hardi
October 30, 2026
in Berita Sehat
0
Bongkar Tiga Rumah Produksi Narkoba Sintetis di Tangerang
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polisi kembali berhasil membongkar jaringan produksi narkotika sintetis yang beroperasi di Tangerang. Dalam rangkaian operasi tersebut, mereka menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal ini, dengan total barang bukti senilai lebih dari Rp400 juta.

Penangkapan ini merupakan hasil dari penyelidikan yang mendalam, di mana petugas dari Polresta Tangerang membongkar tiga lokasi produksi narkotika. Para pelaku memiliki peran masing-masing yang berkontribusi pada jalannya operasi produksi dan distribusi.

READ ALSO

Jumlah Titik Panas Karhutla di Papua Selatan Menurun, Tersisa 65 Hotspot

Normalisasi Kali Mampang Pastikan DKI Siap Hadapi Musim Hujan

Kasat Resnarkoba Polresta Tangerang, Kompol Dimas Arki Jati Pratama, menjelaskan bahwa keenam tersangka memiliki fungsi berbeda dalam organisasi mereka. Dari mulai penjaga, pengolah bahan baku hingga pengirim barang narkotika, semuanya berperan dalam mempertahankan jaringan ini.

Rincian Penangkapan dan Peran Tersangka dalam Jaringan Narkoba

Operasi ini dimulai setelah mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Kecamatan Cikupa. Berbekal data tersebut, polisi melakukan penyelidikan yang mengarah pada penemuan salah satu tempat produksi di Cipondoh.

Pada tanggal 1 September, penggerebekan dilakukan dan tersangka pertama, OKA, berhasil ditangkap di lokasi tersebut. Penangkapan ini menjadi titik awal dari serangkaian pengembangan lebih lanjut yang melibatkan metode analisis data dan teknik pengiriman terkontrol.

Dalam penggerbekan yang berlangsung pada tanggal 14 September, polisi menangkap dua tersangka lain, yaitu AL dan MH, yang juga terlibat dalam produksi narkotika. Mereka ditemukan di rumah kontrakan di Kecamatan Cisoka yang tersangka duga digunakan untuk meracik tembakau sintetis.

Pengembangan kasus ini tidak berhenti di situ. Pada 27 Oktober, polisi menemukan dua tersangka lagi, VA dan AS, di wilayah Lengkong, Tangerang Selatan. Mereka semua merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar dan mendapat peran spesifik masing-masing dalam produksi.

Metode Penyebaran Narkotika dan Profil Tersangka

Dari hasil investigasi, terungkap bahwa sebagian besar pelaku adalah remaja berusia produktif yang baru saja menyelesaikan pendidikan. Mereka memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram, sebagai platform untuk menyebarkan narkotika tersebut.

Melalui teknik peta atau mapping, kasus ini menunjukkan bahwa penyebaran narkotika sintetis tidak hanya dilakukan secara langsung. Metode ini memungkinkan mereka untuk menjangkau lebih banyak calon pembeli.

Barang bukti yang berhasil diamankan termasuk 2.093 gram tembakau sintetis dan 173 mililiter cairan sintetis. Nilai keseluruhan dari barang bukti ini mencapai angka yang signifikan, menandakan bahwa operasi mereka cukup besar dan berbahaya.

Saat ini, Dimas mengingatkan bahwa jaringan seperti ini harus ditindak tegas. Dengan semakin banyaknya remaja yang terjerat narkotika, polisi akan melakukan upaya lebih lanjut untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

Ancaman Hukum bagi Para Pelaku Narkotika

Para tersangka yang terlibat dalam produksi dan distribusi narkotika ini, diancam dengan sanksi berat. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dari Undang-Undang Narkotika.

Ancaman hukum yang dihadapi bisa berupa penjara seumur hidup atau hukuman penjara paling sedikit lima tahun. Sanksi tersebut menunjukkan keseriusan hukum dalam menanggapi kasus narkotika yang semakin marak di berbagai kalangan.

Dengan situasi yang semakin mengkhawatirkan, pemerintah dan pihak berwenang tidak tinggal diam. Penegakan hukum yang lebih ketat merupakan langkah penting untuk menekan peredaran narkotika di masyarakat.

Implikasi dari kehadiran narkotika sintetis ini cukup serius, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, perlu adanya kolaborasi antara masyarakat dan pihak berwenang untuk memperangi penggunaan dan peredaran narkotika.

Tags: BongkarNarkobaProduksiRumahSintetisTangerangTiga

Related Posts

Jumlah Titik Panas Karhutla di Papua Selatan Menurun, Tersisa 65 Hotspot
Berita Sehat

Jumlah Titik Panas Karhutla di Papua Selatan Menurun, Tersisa 65 Hotspot

October 30, 2026
Normalisasi Kali Mampang Pastikan DKI Siap Hadapi Musim Hujan
Berita Sehat

Normalisasi Kali Mampang Pastikan DKI Siap Hadapi Musim Hujan

October 29, 2026
Respons Kritik Negara Tetangga oleh Dasco Terkait Buntut Asap Karhutla
Berita Sehat

Respons Kritik Negara Tetangga oleh Dasco Terkait Buntut Asap Karhutla

October 29, 2026
Tinjauan Pembangunan Tanggul Pantai di Demak untuk Memulihkan Tambak
Berita Sehat

Tinjauan Pembangunan Tanggul Pantai di Demak untuk Memulihkan Tambak

October 28, 2026
Malaysia Siapkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Atasi Karhutla
Berita Sehat

Malaysia Siapkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Atasi Karhutla

October 28, 2026
Usai Sita Mobil, KPK Akan Panggil Suami Fadia Bupati Pekalongan Lagi
Berita Sehat

Usai Sita Mobil, KPK Akan Panggil Suami Fadia Bupati Pekalongan Lagi

October 27, 2026
Next Post
Pengertian Lewy Body Dementia Gangguan Otak yang Diderita Patrick Stewart Selain Alzheimer

Pengertian Lewy Body Dementia Gangguan Otak yang Diderita Patrick Stewart Selain Alzheimer

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026

EDITOR'S PICK

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk untuk Program Gentengisasi

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk untuk Program Gentengisasi

October 2, 2026
MA Tolak Kasasi Dosen PPDS, Hukuman Tetap Empat Tahun

MA Tolak Kasasi Dosen PPDS, Hukuman Tetap Empat Tahun

May 14, 2026
Gugatan Denny Cs di MK untuk Menyelesaikan Masalah Konstitusi

Gugatan Denny Cs di MK untuk Menyelesaikan Masalah Konstitusi

September 30, 2026
Pertimbangan Permintaan PBB Agar RI Keluar dari BoP

Pertimbangan Permintaan PBB Agar RI Keluar dari BoP

October 30, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Pengertian Lewy Body Dementia Gangguan Otak yang Diderita Patrick Stewart Selain Alzheimer
  • Bongkar Tiga Rumah Produksi Narkoba Sintetis di Tangerang
  • Wanita Tewas Tertabrak Motor Saat Berolahraga di Grand Wisata Bekasi
  • Lima Isu Kesehatan Global di STIKES Fatmawati
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In