• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Friday, October 30, 2026
RS-MedikaBSD
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Berita Sehat
  • Wellness & Diet
  • Asah Otak
  • Seks Sehat
  • True Story
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Sehat

Jumlah Titik Panas Karhutla di Papua Selatan Menurun, Tersisa 65 Hotspot

Hardi by Hardi
October 30, 2026
in Berita Sehat
0
Jumlah Titik Panas Karhutla di Papua Selatan Menurun, Tersisa 65 Hotspot
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penurunan signifikan jumlah titik panas yang terkait dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Papua Selatan. Penurunan ini mencapai 78 persen dibandingkan sebelumnya, menandakan adanya upaya yang cukup efektif dalam penanganan masalah ini.

Menurut Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dari 295 titik hotspot yang terdeteksi sebelumnya, kini tinggal 65 titik per tanggal 28 Oktober. Data ini menunjukkan kemajuan yang positif dalam menangani kebakaran yang melanda wilayah tersebut.

READ ALSO

Normalisasi Kali Mampang Pastikan DKI Siap Hadapi Musim Hujan

Respons Kritik Negara Tetangga oleh Dasco Terkait Buntut Asap Karhutla

Perkembangan ini dicatat setelah BNPB melakukan pemantauan secara menyeluruh, dan hasil yang dikeluarkan memberikan harapan untuk pengendalian karhutla di Papua Selatan. Penurunan angka titik panas ini berlangsung sejak 25 Oktober, dengan penurunan yang signifikan dalam waktu singkat.

Proses Pengamatan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan di Papua Selatan

BNPB melakukan pemantauan yang intensif untuk melacak titik-titik panas yang dapat menunjukkan kebakaran hutan. Sejak dimulainya pengamatan, angka titik panas awalnya mencapai 1.169, dan terus berkurang menjadi 875, kemudian 295, hingga akhirnya mencapai angka yang jauh lebih rendah yaitu 65.

Kebakaran yang terjadi di Papua Selatan melibatkan beberapa kabupaten, termasuk Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Luas total lahan yang terbakar saat ini tercatat mencapai 161,5 hektare, yang menunjukkan dampak yang cukup besar terhadap ekosistem lokal.

Untuk mengatasi masalah ini, BNPB telah melaksanakan berbagai operasi pemadaman, termasuk melakukan modifikasi cuaca. Upaya ini dianggap sangat penting, khususnya di daerah yang rawan terjadi kebakaran hutan.

Operasi Pemadaman dan Modifikasi Cuaca di Wilayah Terdampak

Operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan oleh BNPB melibatkan penyemaian garam NaCl sebanyak 10.000 kilogram. Kegiatan ini ditujukan untuk menciptakan hujan buatan yang dapat membantu mengurangi titik api.

Beberapa hari lalu, salah satu sortir untuk modifikasi cuaca dilaksanakan di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, dengan hasil yang cukup menggembirakan. Hujan dilaporkan turun di beberapa bagian wilayah, yang memberikan respirasi bagi lingkungan yang terbakar.

Keberhasilan hujan ini berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas, yang dalam kondisi awal berkisar antara 1-5 km, kini melonjak menjadi 7-8 km. Hal ini tentu saja memudahkan upaya penanganan lebih lanjut terhadap kebakaran yang terjadi.

Kendala dalam Penanganan Karhutla di Papua Selatan

Meskipun ada penurunan titik panas yang signifikan, BNPB juga mengidentifikasi sejumlah kendala yang dihadapi dalam penanganan karhutla di Papua Selatan. Salah satu kendala utama adalah fenomena El Niño yang sedang berlangsung, yang menyebabkan kondisi kering yang ekstrem.

Selain itu, risiko kebakaran di Papua Selatan cukup tinggi, serta adanya asap lintas batas yang berasal dari Papua Nugini. Hal-hal ini menambah tantangan bagi BNPB dalam mengendalikan dan memadamkan kebakaran yang ada.

Situasi ini mendorong pemerintah daerah untuk memperpanjang status darurat di Provinsi, khususnya di Kabupaten Merauke, untuk memastikan bahwa semua langkah penanganan dapat dilakukan secara maksimal.

Tags: HotspotJumlahKarhutlaMenurunPanasPapuaSelatanTersisaTitik

Related Posts

Normalisasi Kali Mampang Pastikan DKI Siap Hadapi Musim Hujan
Berita Sehat

Normalisasi Kali Mampang Pastikan DKI Siap Hadapi Musim Hujan

October 29, 2026
Respons Kritik Negara Tetangga oleh Dasco Terkait Buntut Asap Karhutla
Berita Sehat

Respons Kritik Negara Tetangga oleh Dasco Terkait Buntut Asap Karhutla

October 29, 2026
Tinjauan Pembangunan Tanggul Pantai di Demak untuk Memulihkan Tambak
Berita Sehat

Tinjauan Pembangunan Tanggul Pantai di Demak untuk Memulihkan Tambak

October 28, 2026
Malaysia Siapkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Atasi Karhutla
Berita Sehat

Malaysia Siapkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Atasi Karhutla

October 28, 2026
Usai Sita Mobil, KPK Akan Panggil Suami Fadia Bupati Pekalongan Lagi
Berita Sehat

Usai Sita Mobil, KPK Akan Panggil Suami Fadia Bupati Pekalongan Lagi

October 27, 2026
Letda Ahmad Meninggal di Gudang Senjata, Kopassus Klarifikasi Tidak Terlibat Penembakan
Berita Sehat

Letda Ahmad Meninggal di Gudang Senjata, Kopassus Klarifikasi Tidak Terlibat Penembakan

October 27, 2026
Next Post
Perlindungan untuk Dokter Kita

Lima Isu Kesehatan Global di STIKES Fatmawati

POPULAR NEWS

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

Michael B Jordan Raih Oscar 2026, Dulu Nyaris Tak Bisa Angkat Beban Kini Berotot Atletis

May 2, 2026
Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

Pentingnya Imunisasi dan Peran Krusial Orang Tua Menurut Maudy Koesnaedi

April 28, 2026
Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

Gerbong KRL Ringsek Setelah Ditabrak di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

29 Orang Dirawat di RS, 3 Menyusul Meninggal Dunia

April 27, 2026
Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

Forum Ketua PWNU Ajak Muktamar PBNU Segera Dilaksanakan Awal Agustus 2026

April 28, 2026

EDITOR'S PICK

IU dan Lee Jong Suk Berpisah Setelah 4 Tahun: Ciri-ciri Hubungan Sehat

IU dan Lee Jong Suk Berpisah Setelah 4 Tahun: Ciri-ciri Hubungan Sehat

July 10, 2026
Air Kelapa Bisakah Mengatasi Cacar Air pada Anak? Penjelasan Dokter

Air Kelapa Bisakah Mengatasi Cacar Air pada Anak? Penjelasan Dokter

May 11, 2026
Alasan Melaney Ricardo Ajak Wanita Usia 40-an untuk Rajin Berolahraga

Alasan Melaney Ricardo Ajak Wanita Usia 40-an untuk Rajin Berolahraga

September 8, 2026
Cut Aura Lolos LPDP, Kisah Nyata Kuliah Paskibraka di Korea

Cut Aura Lolos LPDP, Kisah Nyata Kuliah Paskibraka di Korea

August 5, 2026
RS-MEDIKABSD-LOGO2

Rs-MedikaBSD - Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini.

Follow us

Categories

  • Asah Otak
  • Berita Sehat
  • Seks Sehat
  • True Story
  • Wellness & Diet

Recent Posts

  • Lima Isu Kesehatan Global di STIKES Fatmawati
  • Jumlah Titik Panas Karhutla di Papua Selatan Menurun, Tersisa 65 Hotspot
  • Pertimbangan Permintaan PBB Agar RI Keluar dari BoP
  • 3 Rahasia Tetap Bugar dan Awet Muda di Usia 45 Tahun menurut Coach Nando
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 Berita Artikel Kesehatan Terkini Hari Ini rs-medikabsd.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In